Marjoram

Origanum majorana L.

Lamiaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Origanum majorana atau marjoram berasal dari Siprus dan Turki Selatan, tumbuh alami pula di kawasan Mediterania dan kini dibudidayakan luas di Eropa, Amerika, hingga Asia Tenggara. Herba aromatik ini populer sebagai bumbu penyedap salad, daging, dan sup dalam masakan Mediterania, sekaligus memiliki tradisi panjang dalam pengobatan Ayurveda dan Austria untuk meredakan kejang otot, insomnia, dan gangguan pencernaan. Selain itu, marjoram juga menjadi bahan umum dalam krim kulit, losion, dan parfum sejak zaman Yunani kuno.

Agroekologi

Secara alami, marjoram ditemukan tumbuh di daerah berbatu dan lereng sampai ketinggian 1.500 m dpl, juga ditemukan tumbuh di tepi lapangan, jalan setapak, dinding puing di dekat ladang, rumah pertanian. Di daerah tropis kedua tanaman tumbuh paling baik pada ketinggian 1000-2000 m dpl. Tumbuh paling baik di tanah berpasir yang dikeringkan dengan baik yang disimpan di sisi yang lebih kering, menyukai sinar matahari penuh maupun naungan parsial.  Marjoram lebih menyukai tanah ringan yang kaya, dengan pH 5,8-7,2, serta kebutuhan air rata-rata selama masa pertumbuhan adalah 500-1000 mm, dan suhu rata-rata tidak boleh lebih rendah dari 15 °C, meskipun tanaman dapat bertahan hidup dalam kondisi yang jauh lebih buruk.

Morfologi

  • Akar tunggang sub-silindris, berkerut memanjang dengan celah melintang; diameter 0,2-0,6 mm. Permukaan luar akar berwarna cokelat tua sedangkan bagian dalamnya berwarna cokelat muda dengan beberapa akar kecil dan bekas luka akar.
  • Batang bercabang banyak, persegi, lurus, lemah atau lembek, berbulu, bulat dan berwarna hijau dengan bintik-bintik merah, gundul hingga tomentose. Batangnya berakar saat menyentuh tanah, batang berbulu cokelat.
  • Daun unifoliate, berhadapan (opposite) atau berpasangan di sepanjang batang, bertangkai, berbentuk bulat hingga bulat telur atau elips, venasi retikulat, tepi daun rata, ujung daun runcing (acute) hingga tumpul (obtuse), dasar simetris tetapi meruncing, daun mengeluarkan aroma bila diremas. Jumlah daun hingga 30 pasang per batang, berwarna hijau abu-abu. Teksturnya sangat halus karena adanya banyak rambut.
  • Bunga biseksual, berbentuk tabung kecil yang disisipkan di antara bracts yang padat, tersusun dalam bulir. Kelopak bunga (calyx) tubular, tomentellous. Mahkota bunga berwarna putih sampai kekuningan atau merah muda pucat dengan bract hijau abu-abu, 2 lobus bibir atas panjang 0,2 mm, 3 lobus bibir bawah subequal, panjang 0,5-2 mm, benang sari menonjol, pasangan atas hingga 4 mm, pasangan bawah hingga 5 mm. Perbungaan dengan bracts tumpang tindih yang diperbesar.
  • Buah kering dan tidak pecah dikenal sebagai nutlet, berwarna cokelat muda.
  • Biji kecil, lonjong, berwarna gelap dan cokelat yang matang dari Agustus hingga September.

Budidaya

  • Perbanyakan tanaman melalui biji. Jika ditaburkan dalam kotak perkecambahan, bibit muncul dalam 14-21 hari dan ditransplantasikan ke lapangan ketika memiliki 10-15 daun.
  • Sebaiknya jarak tanamnya 50-60 cm × 20 cm.

Kandungan Kimia

Senyawa eugenol, flavonoid, tanin, sterol dan/atau triterpen, a-terpinene, y-terpinene, sabinene, terpinen-4-ol, a-terpineol, terpinenyl-4-acetate, 1,8-cineol, lynalyl acetate, benzene, germacrene-D, trans-caryophyllene, cis-sabinene hydrate, trans-sabinene hydrate, para-cymen, linalool, limonene, myrcene.

Khasiat

Meredakan kejang otot, meringankan insomnia, mual dan sakit kepala, aplikasi eksternal untuk keseleo dan memar, merangsang pengeluaran dahak, obat tetes untuk sakit gigi, obat kumur untuk kebersihan mulut, obat oles untuk meredakan pilek dan hidung tersumbat, mengatasi keseleo, pembengkakan dan rematik yang menyakitkan (obat eksternal), meredakan nyeri otot dan nyeri sendi, membantu mengatur siklus menstruasi, mengobati gangguan pencernaan dan perut kembung, meningkatkan kualitas tidur, menjaga kesehatan rambut dan kulit, mengobati pilek dan batuk, mengatasi stres dan kecemasan, masalah pernafasan, menyehatkan sistem saraf, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah anemia, mengobati diabetes, menjaga kesehatan mata, tulang dan jantung, menjaga kesehatan wanita (keseimbangan hormon wanita dan mengatur menstruasi, membantu mengobati gejala yang terkait dengan menopause, membantu ibu menyusui menghasilkan lebih banyak susu), menurunkan tekanan darah tinggi, gangguan pada saluran pencernaan dan infeksi. pengobatan keluhan bronkial, sakit kepala tegang, insomnia, kecemasan, gangguan pencernaan ringan, memar, sakit telinga, nafsu makan yang buruk, penyakit hati, batu empedu, gas usus, dan kram perut, radang selaput lendir hidung, asma, meredakan sakit kepala, sinusitis.

Simplisia

  • Siapkan daun marjoram segar secukupnya, cuci hingga bersih dengan air mengalir lalu tiriskan.
  • Jemur di bawah sinar matahari langsung selama beberapa hari atau dengan oven suhu 40 °C hingga kadar air 10%.
  • Haluskan menggunakan blender hingga menjadi bubuk.
  • Simpan simplisia dalam plastik atau wadah yang bersih dan kedap udara.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Keseleo dari Marjoram

1. Keseleo

  • Ambil daun marjoram secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Oles pasta daun pada daerah yang sakit.
Ramuan tradisional Obat kumur dari Marjoram

2. Obat kumur

  • Siapkan daun marjoram secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rebus hingga mendidih.
  • Biarkan hingga hangat/dingin.
  • Saring lalu kumur.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Origanum majorana L.. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:453303-1. 13-09-2022.
  2. Stuartxchange. 2019. Philippine Medicinal Plants: Marjoram. http://www.stuartxchange.org/Marjoram.html. 13-09-2022.
  3. Flora Fauna Web. 2021. Origanum majorana. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/8/0/8004. 13-09-2022.
  4. Plant Resources of South-East Asia. 2016. Origanum (PROSEA). https://uses.plantnet-project.org/e/index.php?title=Origanum_(PROSEA)&mobileaction=toggle_view_desktop. 13-09-2022.
  5. Healthbenefitstimes. 2021. Health benefits of Marjoram. https://www.healthbenefitstimes.com/marjoram/. 13-09-2022.
  6. IDN Medis. 2022. Marjoram: Manfaat – Efek Samping dan Tips Konsumsi. https://idnmedis.com/marjoram. 13-09-2022.