Mata susan

Thunbergia alata Bojer ex Sims

Acanthaceae

Lokasi di kebun Area Teduh

Ringkasan

Mata susan (Thunbergia alata) adalah tumbuhan merambat sepanjang hingga 5 meter dari famili Acanthaceae yang berasal dari Afrika tropis, kini dianggap gulma invasif di banyak kawasan tropis. Bunganya yang menarik menjadikannya tanaman hias populer sekaligus penutup lahan. Di India, ekstrak akar segarnya secara tradisional dipakai sebagai tonik kesehatan dan afrodisiak.

Agroekologi

Tanaman mata susan tumbuh sebagai gulma yang banyak ditemukan di tepi sungai, tepi hutan, tanaman perkebunan, tepi jalan, area terganggu yang lembap di daerah tropis, subtropis, dan beriklim hangat di dataran rendah hingga ketinggian 900 m dpl. Pertumbuhannya paling baik di tempat yang cerah, serta menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik dan curah hujan tahunan rata-rata 600 - 2.500 mm, suhu udara berkisar antara 10 - 30 °C.

Morfologi

  • Akar tunggang.
  • Batang silindris, ramping, puber.
  • Daun berbentuk hati atau panah-bulat telur, tepi halus atau bergerigi, ditutupi bulu-bulu halus, letak daun berhadapan, ujung meruncing. Permukaan atas berwarna hijau tua, kusam, puber (berbulu pendek dan lembut). Permukaan bawah berwarna hijau pucat, kusam, dengan urat daun menonjol.
  • Bunga berwarna kuning hingga jingga, memiliki 5 helai mahkota berbentuk persegi hingga lonjong, menyempit di pangkal. Ujung helai mahkota rata (truncate), tetapi memiliki lekukan melengkung di tengahnya. Bagian dalam tabung bunga dilapisi warna hitam keunguan atau merah marun gelap. Kelopak berwarna hijau kekuningan. Muncul secara tunggal di ketiak daun. Tangkai bunga puber.
  • Buah bulat, tetapi memiliki paruh yang panjang dan runcing.
  • Biji berbentuk setengah lingkaran, panjang 1,2-1,5 mm, setiap buah terdiri dari 2-4 biji.

Budidaya

Perbanyakan secara generatif (biji) dan vegetatif (stek potongan batang dan akar).

Kandungan Kimia

Saponin, steroid, senyawa fenolik (caffeoylmalic acid, feruloylmalic acid, p-coumaroylmalic acid), iridoid glucosides (thunaloside dan alatoside), stilbericoside, 6-epi-stilbericoside, dan thunbergioside.

Khasiat

Tonik kesehatan, masalah kulit, nyeri punggung dan sendi, radang mata, wasir, kanker rektum, mengobati sakit kepala, bisul, mengobati gigitan ular, bersifat afrodisiak, antioksidan, antiinflamasi.

Nama Lokal

Patuk manuk (Jawa).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Sakit kepala dari Mata susan

1. Sakit kepala

  • Cuci daun mata susan secukupnya hingga bersih.
  • Haluskan daun hingga menjadi pasta.
  • Oleskan pasta daun pada kening.

Sumber Referensi

  1. CAB International. 2021. Invasive Species Compendium: Thunbergia alata (black eyed Susan). https://www.cabi.org/isc/datasheet/53646#toPictures. 14-09-2021.
  2. Sultana KW, Chatterjee S, Roy A, Chandra I. 2015. An Overview on Ethnopharmacological and Phytochemical properties of Thunbergia sp. Med Aromat Plants 4: 217. doi:10.4172/2167-0412.1000217.
  3. Flora Fauna Web. 2019. Thunbergia alata. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/5/1518. 14-09-2021.
  4. Useful Tropical Plants Database. 2021. Thunbergia alata. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Thunbergia+alata. 14-09-2021.