Mata Yuyu

Dentella repens (L.) J.R.Forst. & G.Forst.

Rubiaceae

Lokasi di kebun Gulma

Ringkasan

Mata yuyu (Dentella repens) adalah herba merayap semusim atau tahunan setinggi hingga 50 cm dari famili Rubiaceae yang tersebar di Asia tropis hingga Polinesia. Meski dikenal sebagai gulma umum, tanaman ini secara tradisional dipakai di India dan Malaysia sebagai obat luka. Mata yuyu juga dipercaya membantu menstabilkan tekanan darah dan membersihkan darah.

Agroekologi

Mata yuyu merupakan tanaman gulma yang umum ditemukan di lahan kosong, tempat sampah, sawah, tanah terlantar, perkebunan tebu, dasar sungai yang kering, dan di daerah yang selalu basah atau di daerah dengan musim kemarau yang jelas, dengan rentang tanah yang ringan hingga berat. Juga dapat ditemukan tumbuh di sawah tadah hujan dan dataran tinggi.

Morfologi

  • Akar serabut, berwarna putih atau cokelat.
  • Batang bersujud, segi empat, padat, gundul, bercabang kuat, membentuk seperti bantalan datar yang besar, berakar di node (buku).
  • Daun sederhana, tidak berlobus, berhadapan (opposite), berbentuk elliptical-oblong hingga oblong-obovate, permukaan bawah daun berbulu, agak berdaging atau sukulen, tepi daun rata, ujung daun runcing (acute), pangkal daun runcing (acute), berurat satu.
  • Bunga soliter di ketiak daun, biseksual, 5-merous, tangkai bunga sangat pendek. Kelopak berbentuk tabung, dengan 5-fid yang dalam. Mahkota bunga gamopetalous, berbentuk corong, lebih panjang dari kelopak, tabung kekuningan, berbulu di dalamnya, helai mahkota berwarna putih, biasanya dengan bintik ungu dan berbulu di pangkal. Benang sari dimasukkan dekat dasar tabung mahkota.
  • Buah kapsul indehiscent, subglobose, panjang 3-4 mm, dimahkotai oleh kelopak, biasanya berbulu lebat, berbiji banyak.
  • Biji kecil, bersudut, retikulat, berwarna cokelat tua.

Budidaya

Perbanyakan tanaman melalui biji. Benih sering tersebar oleh air.

Kandungan Kimia

Iridoid.

Khasiat

Mengobati luka eksternal, menstabilkan tekanan darah, membersihkan darah, memperbaiki penglihatan yang rusak oleh gula darah tinggi, meredakan sakit gigi, pencahar.

Nama Lokal

Kremah, Krokot putih (Jawa), Reundeu badak (Sunda).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Luka dari Mata Yuyu

1. Luka

  • Ambil daun mata yuyu secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Oles pasta daun pada luka.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Dentella repens (L.) J.R.Forst. & G.Forst. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:748287-1. 16-03-2022.
  2. Stuartxchange. 2015. Philippine Medicinal Plants: Dilang-butiki. http://www.stuartxchange.org/Dilang-butiki.html. 16-03-2022.
  3. Setyawati,T., Narulita, S., Bahri I.P., Rahardjo,G.T., 2015. A Guide Book to Invasive Alien Plant Species in Indonesia. Research, Development and Innovation Agency. Ministry of Environment and Forestry.
  4. R.H.M. J. Lemmens, N. Bunyapraphatsara. 2003. Plant Resources of South-East Asia No 12(3), Medicinal and poisonous plants 3. Backhuys Publishers, Leiden.