Mulwa
Ringkasan
Mulwa (Annona reticulata) adalah pohon setinggi 7-10 meter dari famili Annonaceae, tumbuhan asli Karibia dan Amerika Tengah yang kini semakin langka meski tersebar hingga Asia Tenggara dan Afrika. Buahnya bisa disantap segar, sementara setiap bagian tanaman punya khasiat tradisional berbeda: akar sebagai penurun demam, kulit kayu sebagai tonik, dan daun sebagai obat cacing.
Agroekologi
Tanaman membutuhkan iklim tropis tetapi dapat bertahan dalam kondisi subtropis, dan kurang toleran terhadap kekeringan. Tumbuh hingga ketinggian 1.500 m dpl. Menyukai tanah lempung yang lembap dan berpasir dengan pH sekitar 6. Tumbuh subur di dataran rendah.
Morfologi
- Akar tunggang, berwarna putih kotor.
- Batang berkayu, bulat, bercabang, berwarna cokelat keputihan.
- Daun tunggal, bulat telur sampai lanset, bertepi rata, pangkal dan ujungnya runcing, pertulangan menyirip, berwarna hijau.
- Bunga majemuk, berwarna kuning keputihan.
- Buah majemuk, bulat, dan berwarna kuning atau merah kekuningan.
- Biji bersegi, licin, berwarna cokelat bila masih muda dan berwarna hitam bila tua.
Budidaya
- Perbanyakan secara vegetatif dengan cangkok, stek, dan sambung pucuk.
- Perbanyakan dilakukan secara generatif dengan biji. Biji dijemur 2 hari lalu disemaikan dengan kompos dan tanah 1:1.
Kandungan Kimia
Acetogenin, alkaloid, tanin, fenol, glikosida, flavonoid, steroid, triterpenoid (annonaretin A), kaueronic acid, taraxerol, β-sitosterol, oic acid.
Khasiat
Akar: penurun demam. Getah kulit akar: obat sakit gigi. Kulit kayu: bersifat astringent dan rebusannya diolah menjadi tonik (penguat), mengobati gangguan perut. Daun: obat pembasmi cacingan, obat bisul. Buah: obat diare atau disentri, mengatasi gagal ginjal.
Nama Lokal
Kudu jawa, Serba rabsa (Aceh), Manowa (Sunda), Mulwo (Jawa Tengah), Binuwa (Madura), Anona (Flores), Srikaya doke (Makasar).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Cacingan
- Seduh 4 g daun mulwo segar dengan 100 ml air.
- Minum 1 kali sehari selama 4 hari.
2. Demam atau bisul
- Cuci bersih kulit batang mulwo secukupnya. Giling hingga halus.
- Tempelkan pada kening untuk menghilangkan demam atau pada bagian bisul untuk mematangkan bisul.
Sumber Referensi
- Hidayat Syamsul. 2015. Kitab Tumbuhan Obat. Naga Swadaya, Jakarta.
- Tran Dinh Thang et al. 2013. Chemical conastituents from the leaves of Annonareticulata and their inhibitory effects on No production. Molecules, 18: 4477-4486. doi:10.3390/molecules18044477. 26-01-2021.