Pacar Air
Ringkasan
Pacar air (Impatiens balsamina) adalah herba tahunan atau dua tahunan setinggi 30-80 cm dari famili Balsaminaceae yang berasal dari India dan Myanmar. Daunnya sejak lama dipakai sebagai pewarna kuku alami, sementara hampir seluruh bagian tanamannya diyakini berkhasiat obat. Secara tradisional, akarnya dipakai meluruhkan haid, bunganya untuk hipertensi dan bisul, sedangkan daunnya mengatasi keputihan dan nyeri haid.
Agroekologi
Umum banyak ditemukan mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl. Tanaman ini tidak toleran terhadap kekeringan, sehingga
tidak dapat hidup di daerah kering dan gersang. Menyukai kondisi tanah dengan drainase yang baik dan intensitas pencahayaan yang cukup.
Morfologi
- Akar serabut.
- Batang basah, berbuku-buku, licin, dan bercabang sedikit.
- Daun tunggal, berbentuk lanset memanjang,pinggir bergerigi berwarna hijau muda, tanpa daun penumpu.
- Bunga berwarna cerah, bermacan warna. Ada yang single dan ada yang double.
- Buah merupakan buah kendaga dan bila masak akan membuka menjadi lima bagian yang terpilih.
- Biji banyak, hitam kecoklatan, bulat,diameter 1,5-3 mm
Budidaya
Perbanyakan secara generatif (biji). Biji berasal dari buah yang mulus besar, berwarna kuning kehijauan, matang di pohon dan belum pecah.
Kandungan Kimia
- Bunga : anthocyanins, cyanidin, delphinidin, pelargonidin, malvidin, kaempherol dan quercetin.
- Akar : cyanidin mono-glycoside.
Khasiat
- Akar : peluruh haid, antiinflamasi, reumatik, kaku leher, kaku pinggang, sakit pinggang.
- Bunga : hipertensi, pembengkakan akibat terpukul, bisul (frunculus), reumatik sendi, gigitan ular tidak berbisa dan radang kulit.
- Daun : mengobati keputihan, nyeri haid (dysmenorrhea), radang usus buntu kronis (cronic appendicitis), antiradang, tulang patah atau retak, mengurangi rasa nyeri.
- Biji : meluruhkan haid, terlambat haid, mempermudah persalinan (parturifasien) dan mengobati kanker saluran pencernaan bagian atas
Simplisia
Belum tersedia
Nama Lokal
Clahine, Paruinai (Nias, Sumatra), Pacar cai, Pacar banyu (Jawa),Kimhong (Jakarta), Pacar foya, Pacar aik (Nusa Tenggara), Tilang gele duluku, Kolendingi unggaagu, Bunga jabelu, Giabebe, Gofu, Laka gofu, Bunga taho (Sulawesi), Inai anyer (Maluku).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Luka lambung
- Siapkan 5 g daun pacar, 5 g majakani, 50 g induk kunyit dan 200 ml air hangat.
- Kupas induk kunyit lalu cuci bersih semua bahan dan haluskan.
- Seduh dengan air hangat dan minum.
2. Fraktur (retak pada tulang) dan antiinflamasi
- Siapkan daun segar 10-20 g kemudian cuci hingga bersih.
- Lumatkan daun lalu tempelkan pada bagian yang sakit
Sumber Referensi
- Badrunasar, Anas, Santoso HB. 2017. Tumbuhan Liar Berkhasiat Obat. Forda Press, Bogor.
- Faunadanflora.com. 2017. Cara Menanam Bunga Pacar Air Dengan Mudah Bagi Pemula. https://www.faunadanflora.com/cara-menanam-bunga-pacar-air/ . 20-12-2019
- Hariana Arief. 2006. 262 Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Penebar Swadaya, Jakarta.
- Hidayat, Syamsul, Wahyuni S, Andalusia S. 2008. Seri Tumbuhan Obat Berpotensi Hias 1. PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.
- Imam MZ, Nahar N, Akter S, Rana MdS. 2012. Antinociceptive activity of methanol extract of flowers of Impatiens balsamina. Journal of Ethnopharmacology 142: 804–810.
- Li Q, Cao J, Yuan W, Li M, Yang L, Sun Y, Wang X, Zhao Y. 2017. New triterpene saponins from flowers of Impatiens balsamina L. and their anti-hepatic fibrosis activity. Journal of Functional Foods 33: 188–193.