Pakis Paku Renda
Ringkasan
Pteris ensiformis atau pakis paku renda tumbuh alami dari Sri Lanka, India, Tiongkok, hingga Asia Tenggara, Australia utara, dan Polinesia. Selain berpotensi sebagai bioremediasi lingkungan dan tanaman hias, daun mudanya yang dikukus dapat dimakan atau dijadikan penyedap masakan, dan di Taiwan pakis ini menjadi bahan sebagian besar formula minuman tradisional. Secara turun-temurun, tumbuhan ini juga dipakai mengatasi disentri, demam, malaria, dan berbagai infeksi.
Agroekologi
P. ensiformis ditemukan di bagian irigasi persawahan yang habitatnya di bawah naungan pepohonan dan memiliki tingkat kelembapan yang tinggi serta dasar tanah yang di tutupi oleh lumut sehingga mendukung pertumbuhan paku jenis ini. Juga banyak ditemukan di tempat teduh di bawah bebatuan, di celah-celah, atau dinding tua yang basah, di antara akar-akar pohon di tempat-tempat yang terbuka. Epifit pada batang pohon mati. Litofit pada tebing kali dan selokan, celah tembok, pembatas jalan, celah bebatuan.
Morfologi
- Rimpang ramping, merayap, menjalar atau tegak, bersisik yang warnanya cokelat tua dan mengkilat.
- Daun dimorfik, mencangap, menyirip hingga bipinnate, kadang-kadang menyirip ganda tiga, berwarna hijau tua di atas, gundul. Ental pinatifid dengan susunan daun berhadapan, lamina steril berbentuk seperti pedang atau lonjong, dengan pinnae bawah biasanya menyirip, ujung daun membulat, tepi daun bergerigi, pertulangan daun menggarpu sampai ke tepi, di bawah tripinnatifid atau menyirip dengan 1-3 lobus atau pinnules. Tangkai bulat, berwarna hijau dengan rambut berwarna putih. Terdapat dua macam ental, yang mandul dan yang subur. Ental yang mandul (steril) lebih pendek dan letaknya di bagian bawah batang, helaian daunnya lebih lebar dan bergerigi tak beraturan pada bagian tepinya. Ental yang subur, helaian daunnnya tipis tetapi kuat, lebih tinggi, bipinnate, pinnae daun subur bercabang sekali di dekat pangkal saja, lobus jauh lebih sempit daripada di pinnae steril.
- Sori tersusun linier, berjajar di sepanjang tepi pinnula fertile, dilindungi indusium palsu yang melekuk ke abaksial. Berwarna hijau saat muda, menjadi coklat tua saat matang, permukaan tuberkulat, perispora tebal.
Budidaya
Perbanyakan tanaman melalui spora, stek rimpang dan dengan pemisahan planlet.
Kandungan Kimia
2•-hydroxy-4•-methoxychalcone, quercetin, 2•, 4•dihydroxychalcone, 5,7,3•,4• tetrahydroxyflavone, 7,3•,4• trihydroxyflavone, multikaurane B, henrin A, ent-11a-hydroxy-15-oxokaur-16-en-19-oic acid, (+)-(bR)-3•,4-dihydroy-3,4•-dimethoxydihydrochalcone, (—)-(bS)-3•,4-dihydroy-3,4•- dimethoxy-dihydrochalcone, kaempferol 3-O-b-lrhamnopyranoside-7-O-[a-d-apiofuranosyl-(1-2)-b-d-glucopyranoside], 7-O-caffeoylhydroxymaltol 3-O-b-d-glucopyranoside, hispidin 4-O-b-dglucopyranoside.
Khasiat
Membersihkan lidah anak yang tidak sehat (astrigent), mengatasi pembengkakan kelenjar leher, mengobati disentri, enteritis, demam, malaria, pembengkakan dan nyeri tenggorokan, infeksi saluran kemih, keputihan, gondongan, campak, eksim, bisul dan luka panah, mengontrol menstruasi, pendarahan wasir, dismenore. Memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antiinflamasi, antipiretik, antirematik.
Simplisia
- Siapkan pelepah segar pakis paku renda secukupnya cuci hingga bersih.
- Keringkan di bawah sinar matahari atau dengan oven suhu 40 °C hingga kadar air 10%.
- Simpan pada wadah bersih dan kedap udara.
Nama Lokal
Paku padan, Paku mukut atau Paku pelandok (Melayu).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Mengobati disentri
- Siapkan daun muda segar pakis paku renda secukupnya cuci hingga bersih.
- Rebus hingga mendidih.
- Biarkan hangat/dingin.
- Saring lalu minum.
2. Mengobati pembengkakan kelenjar leher
- Siapkan akar segar pakis paku renda secukupnya.
- Blender akar hingga menjadi jus.
- Aplikasi jus untuk mengobati pembengkakan kelenjar leher.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Pteris ensiformis Burm.f. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:17212520-1. 08-09-2022.
- Agatha S. M., Safitri K. A., Pulungan A., Maskana, Sedayu A. 2019. Panduan Lapangan: Paku-pakuan (Pteridofita) di Taman Margasatwa Ragunan. Laboratorium Biologi FMIPA, Universitas Negeri Jakarta.
- Aulakh M. K., Kaur N., Saggoo M. I. S. 2019. Bioactive, Phytoconctituents of Pteridophytes - A Review. Indian Fern J. 36 : 37-79 (2019).
- Stuartxchange. 2011. Philippine Medicinal Plants: Buntot-kapon. http://www.stuartxchange.org/BuntotKapon. 08-09-2022.
- Flora Fauna Web. 2022. Pteris ensiformis. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/5/1566. 08-09-2022.
- Plant Resources of South-East Asia. 2016. Pteris (PROSEA). https://uses.plantnet-project.org/en/Pteris_(PROSEA). 08-09-2022.