Paku Rane

Selaginella plana (Desv.) Hieron.

Selaginellaceae

Lokasi di kebun Rumah Kaca

Ringkasan

Paku rane (Selaginella plana) adalah pakis setinggi 0,2-0,6 meter dari famili Selaginellaceae yang tersebar di Afrika Timur tropis, India, dan Indonesia. Di beberapa daerah, tanaman ini ditumbuk untuk sambal atau disantap sebagai sayuran. Masyarakat Wonosobo secara tradisional memakainya sebagai obat jantung dan stroke, sementara masyarakat Banjarmasin memakainya untuk malaria.

Agroekologi

Paku rane umumnya ditemukan hidup di daerah-daerah yang ternaungi, menempel pada batu atau pohon-pohon besar, serta dapat tumbuh pada ketinggian 150 - 1.000 m dpl. Pertumbuhannya menghendaki kondisi semi-teduh atau ternaungi, tetapi dapat mentolerir sinar matahari penuh jika diberi banyak air, dapat hidup pada suhu udara antara 28 - 31 ÌŠC, dengan kelembapan tinggi dan tanah yang selalu lembap, tekstur tanah berlempung yang subur. Mampu hidup pada kondisi tanah yang tergenang air dan tanah asam (pH rendah).

Morfologi

  • Akar serabut berwarna cokelat muda kehijauan, tipis, halus, keras, menyebar dengan rimpang yang merayap di bawah tanah.
  • Batang tumbuh tegak, bulat, kecil, berbentuk seperti sisik, dan berwarna hijau-cokelat muda. Percabangan batang menggarpu. Biasanya bercabang dua dan tiap cabang, bercabang dua lagi.
  • Daun berwarna hijau muda, bersisik, tripinnate, berukuran kecil tersebar merata dan melingkari batangnya, tersusun dalam empat baris (2 daun samping terdiri dari daun besar yang mudah rontok, dan 2 baris depan daun kecil yang duduk menempel). Tepi daun bergerigi halus dan tata letak daun pada batang bersilangan, ujung daunnya meruncing. Daun-daun suburnya tersusun di dalam karangan menyerupai bulir. Karangan atau bulir ini disebut strobilus. Strobilus terletak di ujung percabangan. Memiliki sporangium yang terletak di ujung daun sporofil (daun fertil) dengan bentuk agak bulat atau bulat telur terbalik atau seperti terompet, memiliki ligula pada bagian bawah daun yang berfungsi sebagai penghisap air.

Budidaya

Perbanyakan dengan pembagian, stek batang atau spora.

Kandungan Kimia

Flavonoid, terpenoid, steroid, dan saponin.

Khasiat

Mengobati penyakit jantung dan stroke, malaria, obat luka, pembersih darah, mengatasi masalah kewanitaan, obat sakit perut, tonik pasca-persalinan, menurunkan demam, memiliki aktivitas sebagai antikanker, antimikroba, dan antibiofilm.

Nama Lokal

Rumput solo, Cemara kipas gunung (Jawa), Menter (Jakarta), Tai lantuan (Madura), Usia (ambon), Sikili batu, Lingonai (Minangkabau), Paku cakar ayam.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Meluruhkan lemak jahat dari Paku Rane

1. Meluruhkan lemak jahat

  • Petik daun paku rane yg masih muda lalu cuci hingga bersih dengan air mengalir.
  • Rebus sampai mendidih.
  • Makan sayurnya secara rutin.
  • Dapat ditambah bumbu untuk menambah cita rasa.
Ramuan tradisional Perawatan pasca persalinan dari Paku Rane

2. Perawatan pasca persalinan

  • Ambil daun paku rane yg masih muda lalu cuci hingga bersih dengan air mengalir.
  • Rebus sampai mendidih.
  • Biarkan dingin/hangat.
  • Saring lalu minum untuk perawatan setelah melahirkan.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online : Selaginella plana (Desv.) Hieron.. http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:77186707-1. 05-10-2021.
  2. Flora Fauna Web. 2021. Selaginella plana (Desv. ex Poir.) Hieron. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/5/1577. 05-10-2021.
  3. BKT Kebun Raya Purwodadi LIPI. 2020. Selaginella plana. http://krpurwodadi.lipi.go.id/2021/02/11/selaginella-plana-2/. 05-10-2021.
  4. Humaira F, Zufahmi, Zuraid. 2018. KEANEKARAGAMAN JENIS PTERIDOPHYTA DI DESA DAYAH BARO KECAMATAN DELIMA KABUPATEN PIDIE. Prosiding Seminar Nasional SIMBIOSIS III.
  5. Dunia Flora. 2013. Selaginella plana. http://aliadlan.blogspot.com/2013/03/selaginella-plana.html. 05-10-2021.
  6. Sertyawan A.D., 2008. Traditionaly utilization of Selaginella; field research and literature review. Nusantara Bioscience 1(3): 146-154.