Paku Tanduk Rusa
Ringkasan
Paku tanduk rusa (Platycerium bifurcatum) adalah pakis epifit sepanjang hingga 1 meter dari famili Polypodiaceae yang merupakan tanaman asli Jawa, tumbuh alami di hutan hujan tropis dan kini tersebar hampir di seluruh dunia kecuali daerah bersalju dan gurun. Bentuk daunnya yang menyerupai tanduk rusa membuatnya digemari sebagai tanaman hias yang menempel pada pohon pekarangan. Secara tradisional, tanaman ini juga dipercaya membantu menyuburkan kandungan dan menurunkan demam nifas.
Agroekologi
Tumbuh baik di daerah tropis (hutan hujan tropis) dan beriklim kering pada tempat terbuka. Epifit pada pohon besar dari dataran rendah sampai ketinggian 2.000 m dpl. Menyukai kondisi ternaungi hingga 60% dari cahaya matahari penuh, kelembapan udara relatif tinggi (> 70%), tidak toleran terhadap suhu Iingkungan kurang dari 10 °C.
Morfologi
- Akar serabut, berbulu dan berwarna coklat kekuningan.
- Batang berupa rimpang lunak namun sulit dipotong.
- Ental yang menjuntai dapat bercabang-cabang mendua dan dapat mencapai panjang1 m bahkan lebih, tergantung jenisnya.
- Spora terdapat pada sporangia yang terlindung oleh sori yang tumbuh menggerombol di sisi bawah ental fertil, menyebabkan flek berwarna cokelat pada daun.
Budidaya
- Diperbanyak secara generatif dengan spora, juga secara vegetatif dengan anakan atau invitro menggunakan jaringan meristematik tanaman (Amerika Serikat).
- Tempelkan langsung ke media tanam yang berupa akar pakis.
- Letakan di tempat yang tidak terlalu panas dan teduh.
- Setelah tumbuh akar baru atau ada pertumbuhan tunas baru, maka sudah bisa ditanam kembali.
Kandungan Kimia
Saponin, flavonoid, polifenol, senyawa fenolik (myricetin, sinapic acid, protocatechuic, P-hydroxybenzoic acid, gallic acid).
Khasiat
Menyuburkan kandungan, mengobati gondok/kelenjar ludah/bengkak, radang rahim luar, menurunkan demam pada wanita setelah melahirkan, mengatasi haid tidak teratur.
Simplisia
Belum tersedia
Nama Lokal
Simbar agung (Kalimantan), Paku uncal (Sunda).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Demam
- Tumbuk hingga halus 1 lembar daun tanduk rusa lalu tambahkan sedikit garam.
- Seduh dengan 1 cangkir air panas.
- Saring dan minum 2 kali sehari, masing-masing 1 cangkir pada pagi dan sore hari.
2. Radang rahim luar
- Cuci 2-5 lembar daun tanduk rusa kemudian tumbuk hingga halus.Tambahkan minyak kayu putih secukupnya dan aduk sampai rata.
- Tempelkan pada perut dan balut dengan kain stagen.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens. Kew. Plants of the World Online: Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr.. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:17177460-1#synonyms. 29-06-2020.
- Solikin, 2009. Jurnal Platycerium bifurcatum (Cav) C. Chr. Di Kebun Raya Purwodadi. Universitas Sanata Dharma, Yogyaarta. 7-053.
- Jenis Paku Tanduk Rusa atau Simbar Menjangan (Platycerium) Asli Indonesia, Alamnda, 10-12-2015. https://alamendah.org/2015/12/10/jenis-paku-tanduk-rusa-atau-simbar-menjangan-platycerium-asli-indonesia/ 29-06-2020.
- Cara Menanam Paku Tanduk Rusa dan Modifikasi Tanaman, Tika Echa, 24-05-2018. https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-paku-tanduk-rusa 29-12-2020
- Tanudjaya. S. 2014. Daftar Tanaman Obat Indonesia. Remaja Kerokhanian Sapta Darma Sragen.