Pandan Suji
Ringkasan
Pandan suji (Dracaena angustifolia) adalah perdu tegak setinggi hingga 3 meter dari famili Asparagaceae yang berasal dari Afrika dan Asia Selatan, tersebar luas hingga India, Kepulauan Pasifik, dan Nusantara. Daunnya yang hijau pekat menjadi sumber pewarna makanan alami, sementara tanaman ini juga populer sebagai pagar hidup dan pembersih udara ruangan. Secara tradisional, pandan suji dipercaya mengobati disentri, demam, dan menyuburkan rambut.
Agroekologi
Tumbuh subur hingga ketinggian 1.000 m dpl dan menyukai daerah pegunungan atau dekat aliran air (sumur, sungai kecil). Suji banyak ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman pagar. Tanaman ini suka tanah yang lembap tetapi memiliki drainase yang baik pada tempat yang cerah.
Morfologi
- Akar tunggang, putih kotor.
- Batang tegak, berkayu, beralur melintang, putih kotor.
- Daun tunggal, berseling, lanset ujung meruncing, pangkal memeluk batang, tepi rata, panjang 16-20 cm, lebar 3-4 cm, pertulangan sejajar, hijau tua.
- Bunga majemuk, di ujung cabang, bentuk tandan, putih keunguan.
- Buah bulat, diameter ± 1 cm, hijau.
- Biji bulat, putih bening.
Budidaya
- Perbanyakan dilakukan secara vegetatif (stek batang, pemisahan tunas yang muncul dari pangkal induk).
- Bibit ditanam pada media tanam sedalam 5 cm hingga 10 cm. Padatkan areal sekitar bibit agar kuat kemudian siram.
Kandungan Kimia
Flavonoid, polifenol, tanin, steroid, saponin (drangustosides A–B dan alliospiroside A), alkaloid, senyawa diterpene, neophytadiene, phytol, citronellyl acetat.
Khasiat
Mengobati disentri, diare, gonore (kencing nanah), meredakan nyeri haid, demam, beri-beri, mengkilapkan dan menyuburkan rambut, memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi (antiradang), antioksidan, dan antikanker.
Simplisia
- Petik daun segar, cuci bersih dengan air mengalir.
- Daun dipotong-potong lalu dilanjutkan dengan proses pengeringan. Pengeringan menggunakan oven pada suhu 40 °C hingga kering.
- Setelah kering, simpan dalam wadah tertutup, bersih, dan kedap udara.
Nama Lokal
Suji (Sunda), Sujen (Jawa), Tawaang im bolai (Minahasa), Pendusta utan (Ambon), Ngose kolotidi (Temale).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Diare
- Cuci hingga bersih 3 lembar daun suji.
- Remas-remas daun tambahkan 2 sdm air kemudian peras. Beri garam secukupnya.
- Minum 3 kali sehari, masing-masing 1 sdm
Sumber Referensi
- Case RJ, Wang Y, Franzblau SG, Soejarto DD, Matainaho L, Piskaut P, Pauli GF. 2007. Advanced applications of counter-current chromatography in the isolation of anti-tuberculosis constituents from Dracaena angustifolia. J. Chromatography A 1151(1–2): 169-174.
- Huang HC, Lin MK, Hwang SY, Hwang TL, Kuo YH, Chang I, Ou CY, Kuo YH. 2013. Two Anti-inflammatory Steroidal Saponins from Dracaena angustifolia Roxb. Molecules 18(8): 8752-8763.
- Xu M, Zhang YJ, Li XC, Jacob MR, Yang CR. 2010. Steroidal saponins from fresh stems of Dracaena angustifolia. J. Nat. Prod. 73(9): 1524-1528.
- Direktorat Obat Asli Indonesia Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. 2012. Formularium Ramuan Etnomedisin Obat Asli Indonesia Volume II.
- Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Dracaena angustifolia. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Dracaena+angustifolia 15-01-2021