Pandan Wangi
Ringkasan
Pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) adalah perdu setinggi hingga 2 meter dari famili Pandanaceae yang berasal dari Asia Tenggara dan menyebar ke berbagai daerah tropis lainnya. Daunnya yang harum khas menjadi bahan wajib berbagai kudapan Nusantara, sekaligus dipakai sebagai bahan anyaman, atap, dan pewangi alami. Secara tradisional, pandan wangi juga dipercaya menambah nafsu makan dan meredakan rematik.
Agroekologi
Tumbuh liar di tepi sungai, rawa dan tempat- tempat lain yang tanahnya agak lembab. Hidup dengan subur mulai dari daerah pantai sampai di daerah dengan ketinggian 500 m dpl. Menyukai tempat dengan sinar matahari penuh.
Morfologi
- Akar tunggang berwarna putih.
- Batang bulat dengan bekas duduk daun dan bercabang.
- Daun tunggal, berbentuk pita dengan ujung meruncing dan tepi rata, berwarna hijau, panjangnya mencapai 55-75 cm dan lebarnya yang mencapai 4-5 cm.
- Bunga majemuk dan berbentuk bongol, berumah dua, warna putih.
Budidaya
- Perbanyakan secara vegetatif memakai tunas tunggal dan berakar gantung.
- Penyemaian bibit, dengan jarak tanam 10 x 10 cm di lahan persemaian.
- Penanaman, lubang tanam 30 cm x 30 cm x 30 cm, jarak tanam 40 cm x 40 cm di lahan produksi.
Kandungan Kimia
Alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, polifenol, protein pandanin, pandanamine, 2-acetyl-1- pyrroline (2AP).
Khasiat
Penambah nafsu makan, obat lemah saraf, reumatik dan pegal linu, mengatasi ketombe dan kerontokan rambut, antiherpes, pelega tenggorokan, menurunkan tekanan darah tinggi, menghilangkan panu.
Simplisia
- Daun pandan segar dipilih secukupnya.
- Cuci bahan hingga bersih dan tiriskan.
- Rajang-rajang daun kemudian jemur selama ± 7 hari.
- Setelah kering simpan dalam wadah kedap udara.
Nama Lokal
Pandan rampe (Jawa), Seuke bangu, Pandan jau, Pandan bebau, Pandan rempai (Sumatra), Pondang, Pondan, Ponda (Sulawesi), Arrum (Bali).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Mengatasi diabetes
- Siapkan akar segar pandan wangi, cuci bersih.
- Potong-potong lalu keringkan.
- Ambil akar kering tersebut sebanyak 1 genggam lalu rebus dengan air 1 l hingga mendidih.
- Minum airnya secara rutin.
2. Pelega tenggorokan atau asma
- Siapkan 25 g daun pandan, 70 g sereh, 20 g jahe merah, 30 g induk kunyit, 5 g bunga lawang dan 5 g kayu manis.
- Semua bahan di rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih dan air yang tersisa 1 gelas.
- Minum selagi hangat.