Parang Hantu

Mapania cuspidata (Miq.) Uittien

Cyperaceae

Lokasi di kebun Rumah Kaca

Ringkasan

Mapania cuspidata atau parang hantu tersebar luas dari Kepulauan Nicobar dan Thailand hingga kawasan Malesia, Kepulauan Solomon, dan New Hebrides. Selain bernilai sebagai tanaman hias, tumbuhan ini dikenal luas dalam sistem pengobatan tradisional di Indonesia dan Malaysia, terutama sebagai ramuan tonik pascapersalinan untuk mengencangkan kulit dan mengatasi bengkak setelah melahirkan.

Agroekologi

M. cuspidata biasanya ditemukan tumbuh di hutan rawa dataran rendah hingga hutan pegunungan, terutama di daerah tepi sungai dan aliran air pada tanah berbatu atau berpasir hingga ketinggian tempat 900 m dpl. Spesies ini juga ditemukan di daerah lembap dan gambut.

Morfologi

  • Akar berimpang pendek atau stolon, diameter rimpang hingga 11 mm.
  • Batang pendek, pipih.
  • Daun bertingkat 3, berbentuk roset, gundul, sederhana, berwarna hijau tua di atas dan pucat di bawah, berwarna merah muda keunguan ketika muda, berbentuk linier, linier-lonjong hingga lonjong, menyempit menjadi pseudopetiole hingga panjang 39 cm di pangkal, cuspidate di puncak, tepi daun rata sampai keropeng dekat puncak, kasar, berurat 3, daun muda berwarna merah muda sampai kemerahan di sisi bawah. Selubung hadir di dasar pseudopetiole.
  • Bunga berkelamin tunggal, sessile, tersusun dalam axils bracts sepanjang sumbu( spicoid), 3 bunga bawah jantan spicoid, dengan 1 benang sari, bunga terminal betina, dengan gaya memanjang berakhir di 3 cabang stigma, masing-masing spicoid dengan 6 bracts (jadi 2 tanpa bunga). Perbungaan tandan, terletak di ujung batang (terminal), ellipsoid hingga hemi-spherical spike hingga 3 cm, pada scape lateral hingga 29 cm; spike dengan beberapa bracts involucral.
  • Buah seperti kacang kecil, bulat telur sungsang hingga jorong, berwarna hijau pucat kusam sampai cokelat keabu-abuan, licin, dengan eksokarp sukulen dan endokarp berbatu.

Budidaya

Perbanyakan tanaman dengan biji dan anakan.

Kandungan Kimia

Sepuluh kelompok senyawa flavonoid (5-deoxyisoflavones, isoflavon, chalcone, flavanon, anthocyanins, flavone glycoside, flavon, flavonol, glycosylflavones, dan aurones).

Khasiat

Menurunkan demam, tonik setelah melahirkan, mengatasi bengkak setelah persalinan, mengencangkan kulit dan payudara, penawar racun, mengobati diare, disentri, sengatan ulat beracun, membantu pengobatan sakit hati. Memiliki aktivitas sebagai antibakteri dan antidiare.

Nama Lokal

Parang hantu putih, Daung sangkor, Sohlenat (Sunda), Serapat pandan, Siak-siak rimba, Sempit, Selingsingan (Sumatra), Kihadio (P. Seram).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mengobati diare dari Parang Hantu

1. Mengobati diare

  • Ambil daun parang hantu segar secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rebus hingga mendidih.
  • Biarkan hangat/dingin.
  • Saring lalu minum.
Ramuan tradisional Penawar racun dari Parang Hantu

2. Penawar racun

  • Ambil akar tanaman parang hantu segar secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rebus hingga mendidih.
  • Biarkan hangat/dingin.
  • Saring lalu minum.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Plant of the World Online: Mapania cuspidata (Miq.) Uittien. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:310467-1. 26-07-2022.
  2. Plant Resources of South-East Asia. 2016. Mapania cuspidata (PROSEA). https://uses.plantnet-project.org/en/Mapania_cuspidata_(PROSEA). 26-07-2022.
  3. Stuartxchange. 2017. Malalubigan. http://stuartxchange.com/Malalubigan. 26-07-2022.
  4. Munawaroh E., Yuzammi, Solihah S. M., Suhendar. 2017. Koleksi Kebun Raya Liwa, Lampung: Tumbuhan Berpotensi sebagai Tanaman Hias. Jakarta: LIPI Press.