Pare
Ringkasan
Pare (Momordica charantia) adalah tumbuhan merambat semusim sepanjang hingga 5 meter dari famili Cucurbitaceae yang berasal dari India Barat dan Myanmar, dikembangkan luas di Indonesia oleh orang Belanda. Buahnya yang pahit khas biasa diolah menjadi sayuran bergizi. Pare secara tradisional dipercaya mengobati kencing batu, diabetes, dan membersihkan darah nifas.
Agroekologi
Tanaman ini dapat tumbuh mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 1.300 m dpl, suhu 18-24 °C. Menyukai tempat terbuka (mendapat sinar matahari penuh) dan curah hujan 2.000-2.500 mm/th, pH tanah 5-6.
Morfologi
- Batang berwarna hijau, berbulu, berukuran kecil, panjang, sulur berbentuk spiral.
- Daun tunggal, berbulu, berbentuk menjari, pangkal berbentuk jantung dengan permukaan atas hijau tua dan permukaan bawah hijau muda atau hijau kekuningan.
- Bunga tunggal, mahkota kuning muda.
- Buah lonjong, panjang, berwarna hijau atau putih dengan bintil pada permukaan kulitnya, rasanya pahit.
- Biji banyak, berwarna cokelat kekuningan, pipih memanjang, keras.
Budidaya
- Perbanyakan menggunakan biji yang diambil dari buah matang. Semai dalam polibag. Tanah harus selalu lembap, hingga tumbuh tunas. Setelah muncul daun 2-4 lembar, pindah tanam satu tanaman per polibag.
- Tanam langsung dengan memasukan 2 biji ke dalam lubang sedalam 1–2 cm, ditimbun tanah. Jarak tanam 0,75 x 0,75 m.
Kandungan Kimia
Zat quinine, β-karotan, lutein, likopen, vicine, tiamine, riboflavine, ascorbic acid, sterols, uracil, cucurbitacins, triterpenoids, p-methoxy benzoic acid, adenosine.
Khasiat
Menyembuhkan mencret pada bayi, mengobati batuk, kusta dan bisul, kencing batu, diabetes, mengeluarkan cacing kremi, membersihkan darah nifas, dan penurun demam.
Nama Lokal
Paria (Sumatra), Pepareh (Jawa), Prieu, Fori, Pepare, Kambeh, Poya, Pudu, Pentu, dan Palia (Sulawesi), Paya kuwuh, Paya kutuh (Bali).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Kencing batu
- Haluskan 100 g pare dan tambahkan ½ gelas air, peras dan saring. Minum sekaligus.
- Minum 3 kali sehari.
2. Diabetes
- Cuci bersih buah pare segar sebanyak 200 g, lalu iris tipis-tipis.
- Rebus irisan pare dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas kemudian dinginkan dan saring.
- Minum air tersebut, lakukan setiap hari.
Sumber Referensi
- CABI. (2014). Invasive Species Compendium. Momordica charantia (bitter gourd). https://www.cabi.org/isc/datasheet/34678. 25-02-2021.
- Fern, Ken. (2019). Useful Tropical Plants. Momordica charantia. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Momordica+charantia. 25-02-2021.
- Stuart xchange. (2019). Philippine Medicinal Plants. Ampalaya. http://www.stuartxchange.org/Ampalaya. 25-02-2021.