Pecut Kuda
Ringkasan
Pecut kuda (Stachytarpheta jamaicensis) adalah herba tegak setinggi hingga 50 cm dari famili Verbenaceae, tumbuhan liar asal Amerika tropis yang kerap dianggap gulma di lahan pertanian. Meski begitu, tanaman ini secara tradisional dipercaya mampu mengobati berbagai gangguan kesehatan. Pecut kuda dipakai mengatasi infeksi saluran kencing, rematik, dan melancarkan haid.
Agroekologi
Ditemukan di daerah cerah maupun yang teduh terlindung dari sinar matahari pada ketinggian 1-1.500 m dpl. Pecut kuda banyak tumbuh liar di tanah-tanah yang kosong, lereng pegunungan, pekarangan rumah, tepi jalan, tepi hutan, dan lahan pertanian.
Morfologi
- Akar tunggang.
- Batang berkayu, berwarna hijau tua, tegak kemudian bercabang-cabang, bentuk batang bersegi empat.
- Daun tunggal berhadapan, hijau, bentuk daun bulat telur, tepi bergerigi, ujung runcing, pangkal menyempit, tulang daun menyirip dan sedikit melengkung di ujung.
- Bunga kecil warna ungu, putih, majemuk, tersusun dalam poros bulir memanjang seperti pecut. Kelopak bunga terdiri lima helai berbentuk tabung yang menempel pada ibu tangkai bunga, berwarna hijau.
- Buah bentuk seperti garis, memiliki dua biji.
- Biji berbentuk jarum, berwarna hitam.
Budidaya
Perkembangan secara vegetatif (stek batang), atau generatif (biji).
Kandungan Kimia
Glikosida, alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, fenol, steroid, terpenoid, phlobotanin, quinone, kumarin, methylimidocarbamate, isothujol, erythritol, D-arabinitol, rifamycin.
Khasiat
Infeksi saluran kencing, mengobati rematik, meredakan sakit tenggorokan, pembersih darah, melancarkan haid, mengatasi keputihan, hepatitis A, antiinflamasi, obat penenang, mengobati demam, flu dan bronkitis.
Simplisia
Tidak ada informasi
Nama Lokal
Jarongan, Jarong lalaki, Daun sangketan, Ki meurit beureum (Sunda), Biron, Karomenal, Nyarang, Sekar laru, Ngadirenggo, Remek getih, Rumjarum, Laler mengeng (Jawa), Sui in sui, Sangko hidung (Sulawesi), Rai-rai, Dodinga (Maluku).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Keputihan
- Cuci 50 g akar pecut kuda segar lalu iris. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air. Saring ramuan setelah dingin dan bagi untuk dua kali minum.
- Minum pada pagi dan sore hari (masing-masing ½ gelas).
2. Hepatitis A
- Cuci bersih 5-10 batang tangkai bunga pecut kuda.
- Rebus dengan air secukupnya, tambahkan gula batu secukupnya.
- Minum air rebusan tersebut.
Sumber Referensi
- Budidaya Tanaman Pecut kuda. https://vitroculture.blogspot.com/2010/03/budidaya-tanaman-pecut-kuda.html 12-09-2020
- Tanaman pecut Kuda. https://sman7malang.sch.id/pecut-kuda/ 22-09-2020