Pepaya Jepang

Cnidoscolus aconitifolius (Mill.) I.M.Johnst.

Euphorbiaceae

Lokasi di kebun Buah

Ringkasan

Pepaya jepang (Cnidoscolus aconitifolius) adalah perdu setinggi hingga 5 meter dari famili Euphorbiaceae yang berasal dari Semenanjung Yukatan, Meksiko, dan telah dikonsumsi suku Maya sejak zaman pra-Columbus. Daunnya kini dibudidayakan luas sebagai sayuran bergizi tinggi di Indonesia. Bagi kaum wanita, daun pepaya jepang secara tradisional dipercaya meredakan nyeri haid dan mencegah anemia.

Agroekologi

Merupakan tanaman daerah tropis yang dapat ditemukan di daerah dengan ketinggian hingga 1.300 m dpl. Tumbuh baik di daerah dengan suhu rata-rata tahunan pada siang hari antara 20-32 °C, curah hujan 1.000-2.000 mm/th, juga tumbuh subur di berbagai jenis tanah dengan pH tanah berkisar 5,5-6,5.

Morfologi

  • Batang kuat, berbuku, tunas muncul di ketiak batang daun, bergetah putih.
  • Daun mirip daun pepaya, berwarna hijau, bergerigi membentuk jari dengan lebar sekitar 5 cm. Rasa daun tidak langu, tidak pahit, tidak kaku, berair, dan lunak, serta tidak berbulu. Bergetah seperti susu.
  • Bunga memiliki mahkota berwarna putih, berjumlah 5 helai. Berumah dua, bunga jantan dan betina terpisah.
  • Biji memiliki ukuran 6-8 mm, tidak memiliki tangkai.

Budidaya

Perbanyakan secara generatif (biji) dan vegetatif (stek batang).

Kandungan Kimia

Cyanogenic glycosides, flavonoid (kaempferol, quercetin glycosides), tanin, saponin, alkaloid, asam stearik, asam palmitik, linoleic acid esters.

Khasiat

Menambah darah dan mencegah anemia, meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh, memperkuat kesehatan tulang, melancarkan pencernaan, melindungi kesehatan mata, mencegah diabetes, mengatasi jerawat, mengontrol tekanan darah, mengatasi insomnia, dan sengatan kalajengking.

Simplisia

  • Petik daun yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, yaitu nomor 2 sampai nomor 7 dari ujung, kemudian cuci bersih dengan air mengalir.
  • Potong kecil-kecil lalu keringkan dengan diangin-anginkan pada suhu kamar hingga kering.
  • Setelah kering, masukkan dalam wadah kedap udara.

Nama Lokal

Daun kates jepang (Jawa).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mengontrol tekanan darah dari Pepaya Jepang

1. Mengontrol tekanan darah

  • Ambil 5 lembar daun pepaya cuci hingga bersih.
  • Rebus dengan 500 ml air selama 20 menit hingga air yang tersisa 3⁄4 air nya.
  • Minum 1 kali sehari.

Sumber Referensi

  1. Adeniran OI, Olajide OO, Igwemmar NC, Orishadipe AT. 2013. Phytochemical constituents, antimicrobial and antioxidant potentials of tree spinach [Cnidoscolus aconitifolius (Miller) I. M. Johnston]. J. Med. Plants Res. 7(19): 1317-1322.
  2. Awoyinka OO, Balogun IO, Ogunnowo AA. 2007. Phytochemical screening and in vitro bioactivity of Cnidoscolus aconitifolius (Euphorbiaceae). J. Med. Plant. Res. 1(3): 063-065.
  3. Chaya High Nutrition Perennial. 2013. Cambodia HARVEST. Technical Bulletin 92. Kamboja.
  4. Garcia K, Aaron, Servin C, Jorge, Guzman. 2017. Maldonado, shalvador phenolic profile and antioxidant capacity of Cnidoscolus Chayamansa and Cnidoscolus Aconitifolius : a review journal of medicinal plants research 11(45)
  5. Prota. 2018. Cnidoscolus aconitifolius. https://uses.plantnet-project.org/en/Cnidoscolus_aconitifolius_(PROTA) 10-12- 2019.
  6. Prianto Yoga Tri 2019, manfaat daun pepaya jepang dan rebusan daun pepaya jepang untuk kesehatan wanita. https://www.dream.co.id/fresh/manfaat-daun-pepaya-jepang-dan-air-rebusan-daun-pepaya-untuk-kesehatan-wanita-191220b.html 28-05-2020