Pinus
Ringkasan
Pinus merkusii, yang dikenal sebagai pinus Sumatera, adalah spesies pinus asli Asia Tenggara yang tumbuh terutama di Aceh, Tapanuli, dan Kerinci, menjadikan Indonesia salah satu dari tiga negara produsen resin pinus terbesar. Resinnya secara tradisional dipakai mengobati gangguan kulit, sementara kayunya yang beraroma dimanfaatkan untuk aromaterapi dan bahan baku industri pulp dan kertas. Berstatus 'Rentan' dalam Daftar Merah IUCN 2013, pinus juga berperan sebagai spesies pionir dalam rehabilitasi lahan terdegradasi berkat ketahanannya terhadap api dan tanah yang buruk.
Agroekologi
Pinus merkusii merupakan tumbuhan tropis lembap yang ditemukan pada ketinggian dari permukaan laut sampai dengan 2.000 m dpl. Tumbuh di daerah di mana curah hujan tahunan rata-rata berada dalam kisaran 1.000 - 2.800 mm, kadang-kadang hingga 3.500 mm, dan suhu tahunan rata-rata adalah 21 - 28 °C dengan suhu maksimum rata-rata bulan terpanas 24-32 °C dan suhu minimum rata-rata bulan terdingin 18 - 24 °C. Spesies ini sangat membutuhkan cahaya untuk pertumbuhannya. Berkurangnya intensitas dan pendeknya waktu cahaya matahari yang diterima dapat menghambat pertumbuhan pohon. Mampu tumbuh di berbagai jenis tanah, termasuk tanah berpasir kering, tanah berkerikil, lempung tropis merah (latosol), tanah lempung, tanah aluvial dan ultisol masam pada batu pasir yang seringkali berdrainase buruk. Lebih suka pH dalam kisaran 4,5 - 5,5, menoleransi 4 - 6,5. Tanaman yang sudah mapan tahan terhadap kekeringan dan angin.
Morfologi
- Batang lurus dan silindris, dapat bebas dari cabang sepanjang 15 - 25 m, berwarna cokelat abu-abu, tebal dan pecah-pecah. Kayu teras berwarna cokelat kekuningan sampai oranye dengan urat merah tua dan banyak saluran resin, menjadi gelap jika terkena cahaya, teksturnya cukup kasar.
- Daun berwarna hijau, berbentuk seperti jarum, ramping tetapi kaku, dengan panjang 16-25 cm, dan berpasangan.
- Bunga berbentuk tabung (strobilus) yang tumbuh tunggal atau berpasangan, dengan panjang 5-11 cm.
- Biji kecil, bersayap tipis, bulat telur, dan mudah gugur.
Budidaya
- Perbanyakan tanaman melalui biji dan stek batang. Perbanyakan dengan kultur jaringan juga dimungkinkan.
- Benih berkecambah dalam 8 - 21 hari. Setelah sekitar 8 bulan, bibit yang ditanam di persemaian, dengan tinggi tanamankira-kira 20 - 25 cm, siap ditanam di lapangan.
- Panen resin dapat dimulai sekitar 15 tahun setelah ditanam.
Kandungan Kimia
Senyawa alelopati terpenoid (monoterpene É‘-pinene dan β-pinene), flavonoid (pinocembrin), fenol, alkaloid, tanin, saponin, triterpenoid, steroid
Khasiat
Mengobati sakit kulit (kudis, eksim, gatal-gatal, luka, koreng, bisul), penyakit pada selaput lendir dan keluhan pernapasan (batuk, pilek, influenza dan TBC), mengatasi stres, meredakan nyeri otot, mengatasi keluhan ginjal dan kandung kemih (aplikasi internal), rematik (gosok dan mandi uap). Memiliki beberapa aktivitas biologis sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan antijamur.
Nama Lokal
Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Mengobati gatal-gatal
- Ambil getah pinus secukupnya.
- Oles pada kulit yang gatal.
2. Bisul
- Ambil getah pinus secukupnya.
- Oles pada bisul.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Pinus merkusii Jungh. & de Vriese. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:263108-1. 15-09-2022.
- Tropical Plants Database, Ken Fern. 2022. Pinus merkusii. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Pinus%20merkusii. 15-09-2022.
- Syamsul H., Ria C., Dina S., Izu A. F., dan Iteng D. K. 2016. Jalur Wisata Tumbuhan Obat di Kebun Raya Bogor. Jakarta: LIPI Press.
- Ramadhani F., Girsang E., Florenly. 2021. The Bioactive of Pinus Merkusii Needle and Bark Extract as Antioxidant and Antiaging. JKPK (JURNAL KIMIA DAN PENDIDIKAN KIMIA), 6(1): 78-88.
- Flora Fauna Web. 2022. Pinus merkusii. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/3/2/3240. 15-09-2022.
- Sallata M. K. Pinus (Pinus merkusii Jungh et de Vriese) dan Keberadaannya di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.