Pisang Kepok
Ringkasan
Pisang kepok (Musa acuminata x Musa balbisiana) adalah herba raksasa setinggi 1-9 meter dari famili Musaceae, tumbuhan asli Filipina hingga Indonesia yang kini tersebar ke Pasifik Selatan, Afrika, dan Amerika Latin. Buahnya menjadi salah satu jenis pisang komersial paling diminati di Indonesia karena rasanya yang khas saat digoreng atau direbus. Pisang kepok juga dipercaya membantu menurunkan tekanan darah dan risiko stroke.
Agroekologi
Tumbuh baik di dataran rendah hingga tinggi (ketinggian 2.000 m dpl), dengan curah hujan 1.500-3.800 mm/th, kelembaban udara 80-88%, suhu 22-32°C dan pH tanah 4,5-6,5. Menyukai tanah yang gembur, drainase baik, dan memiliki kandungan hara yang tinggi.
Morfologi
- Batang semu ini merupakan tumpukan pelepah daun yang tersusun secara rapat dan teratur. Batang sesungguhnya disebut bonggol, pendek di dasar batang semu.
- Daun berbentuk lanset, letak daun tersebar.
- Bunga majemuk yang tiap kuncup bunga dibungkus oleh seludang berwarna merah kecoklatan.
- Buah buni, bulat memanjang dan membengkok, tersusun seperti sisir dua baris. Kulit berwarna hijau saat muda dan kuning atau coklat saat tua. Daging buah berwarna putih atau kekuningan.
- Biji kecil, bulat dan warna hitam.
Budidaya
- Perbanyakan secara vegetatif dengan anakan dan hasil kultur jaringan. Anakan merupakan perkembangan dari tunas pada bonggol tanaman.
- Perbanyakan berasal dari induk tanaman yang berkualitas bagus, sehat dan produktif.
Kandungan Kimia
- Pektin, scretonin, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, terpenoid, mineral (kalium, fosfor, besi, magnesium, kalsium), kandungan prebiotik (fruktooligosakarida).
Khasiat
- Meningkatkan kekebalan tubuh dan metabolisme, melancarkan pencernaan dan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah dan resiko stroke, mengurangi kerutan wajah, anti bakteri (diare).
Nama Lokal
Biu gedang saba (Bali).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Buang air besar berdarah
- Siapkan 3 bh pisang kepok mentah dan 3 bh pisang batu masak.
- Giling buah pisang kepok beserta kulit dan pisang batu tanpa kulit sampai halus.
- Peras dan saring airnya. Minum 2 kali ½ cangkir sehari.
2. Mengurangi kerutan wajah
- Ambil ¼ buah pisang kepok, cuci bersih dan lumatkan hingga menjadi pasta halus.
- Oleskan pada wajah lalu diamkan selama 1520 menit.
- Bersihkan wajah. Lakukan 1 kali seminggu.
Sumber Referensi
- Ahmad F. 2013. Keragaman genetik pisang musa balbisiana colla di indonesia menggunakan penanda amplified fragment length polymorphism (AFLP). Tesis. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
- Prosea. 2016. https://uses.plantnet-project.org/en/Musa_(PROSEA_Carbohydrates) 07-11-2019
- Sulistyaningsih LD. 2016. The diversity of wild banana species (genus musa) in java. Makara J. Sci. 20(1): 40-48.
- Sunaryo W, Nurhasanah, Rahman, Sugiarto A. 2017. Identification and characterization of talas banana, a superior local cultivar from east kalimantan (indonesia), based on morphological and agronomical characters. Biodiversitas 18(4): 1414-1423.
- Sutowijoyo D. 2013. Kriteria kematangan pascapanen pisang raja bulu dan pisang kepok. Skripsi. Fakultas Pertaniam. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
- Swathi D, Jyothi B, Sravanthi C. 2011. A Review: Pharmacognostic studies and Pharmacological actions of Musa Paradisiaca. International Journal of Innovative Pharmaceutical Research 2(2): 122-125.