Pohon Hokianti

Ehretia microphylla Lam.

Boraginaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Pohon hokianti (Ehretia microphylla) adalah perdu berkayu keras setinggi hingga 4 meter dari famili Boraginaceae yang tersebar hampir di seluruh Asia hingga Kepulauan Solomon. Kayunya yang berwarna putih dan berkerak membuatnya favorit sebagai bahan bonsai, sementara di Filipina daunnya diseduh sebagai teh sejak lama. Hokianti secara tradisional dipercaya mengatasi diare, disentri, dan penawar keracunan.

Agroekologi

Hokianti dapat ditemukan di pegunungan atau perbukitan, namun kadang juga dijumpai di daerah pinggiran sungai. Tumbuh di lahan terbuka dan kering atau panas. Pohon ini tumbuh pada ketinggian rendah dan sedang dengan tanah yang sedikit berpasir.

Morfologi

  • Akar tunggang dan sangat kokoh.
  • Batang panjang dan ramping, batang muda berbulu halus, ketika dewasa dapat tumbuh setinggi 3-4 m.
  • Daun berkelompok, bulat sampai lonjong, berukuran antara 1-3 cm, teksturnya kasar, tebal, warna hijau mengkilap dan memiliki 3-5 gerigi di bagian atas daun.
  • Bunga warna putih, kecil muncul di ketiak daun, satu tangkai 2-4 bunga, panjang 5 mm.
  • Buah bulat, berukuran kecil. Buah muda warna hijau, buah matang warna kuning-oranye pekat.

Budidaya

  • Perbanyakan dengan cara stek batang, tapi lebih mudah lagi dengan stek pucuk muda.
  • Akar akan tumbuh 1-2 bulan setelah stek batang atau pucuk.

Kandungan Kimia

Daun: asam rosmarinic, glikosida flavonoid dan triterpenoid. Akar: ehretianone dan microphyllone.

Khasiat

Mengatasi penyakit perut, diare, penurun panas, disentri dan batuk, penangkal keracunan, menghentikan pendarahan akibat gigitan ular berbisa, membersihkan tubuh setelah melahirkan.

Simplisia

  • Pilih daun hokianti yang bagus dan segar, lakukan sortasi basah (memisahkan kotoran).
  • Cuci bersih daun hokianti kemudian tiriskan.
  • Keringkan di bawah sinar matahari atau dengan alat pengering.
  • Setelah kering, kemas dalam wadah kedap udara dan simpan di tempat yang bersih dan memiliki ventilasi yang baik.

Nama Lokal

Gambiran (Jogjakarta), Okianti, Hokiantea, dan Serut pagar.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Diare dari Pohon Hokianti

1. Diare

  • Rebus 8 lembar daun hokianti dengan 2 gelas air selama 15 menit.
  • Saring ramuan lalu dinginkan. Gunakan ¼  bagian setiap 2-3 jam.
Ramuan tradisional Diabetes dari Pohon Hokianti

2. Diabetes

  • Iris-iris 50 g daun hokianti lalu tambahkan 100 ml air.
  • Gunakan blender untuk mencampur kedua bahan hingga mendapat 120 ml ekstrak jus
  • Minum 1-2 kali dalam sehari.

Sumber Referensi

  1. Badan penelitian dan pengembangan kesehatan. 1999. Inventaris tanaman obat indonesia (V). Departemen kesehatan dan kesejahteraan sosial RI.
  2. ThePlantList.Org. Ehretia microphylla Lam. http://www.theplantlist.org/tpl1.1/record/kew-2784796 27-01-2021
  3. Stuartxchange. Tsaang gubat. TSA. Ehretia microphilla Lam. WILD TEA. http://www.stuartxchange.org/Tsaang 31-08-2020