Pule Pandak
Ringkasan
Pule pandak (Rauvolfia serpentina) adalah perdu tegak setinggi hingga 1 meter dari famili Apocynaceae yang tersebar dari Bangladesh hingga Vietnam, terkonsentrasi di Pulau Jawa Indonesia. Pada 1949, lebih dari 90% dokter India memakai tanaman ini untuk mengobati hipertensi, menjadikannya sumber senyawa penting industri farmasi. Pule pandak tidak disarankan bagi wanita hamil karena secara tradisional dipakai menstimulasi kontraksi rahim.
Agroekologi
Pule pandak banyak ditemukan tumbuh liar di ladang, hutan jati atau pegunungan. Spesies ini merupakan tanaman daerah tropis dan dapat tumbuh baik mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 1.000 m dpl. Spesies ini toleran terhadap bermacam agroklimat, mulai dari kawasan basah seperti Jawa Barat sampai dengan ekstrim kering seperti Nusa Tenggara Timur. Tumbuh paling baik di daerah di mana suhu siang hari tahunan berada dalam kisaran 22 - 30 °C, tetapi dapat mentolerir 4 - 35 °C, serta curah hujan tahunan rata-rata dalam kisaran 1.500 - 3.500 mm, tetapi mentolerir 1.100 - 4.500 mm. Spesies ini menyukai tempat yang berada di bawah sinar matahari penuh dan tempat yang teduh. Cocok pada tanah lempung yang subur dan berdrainase baik, dengan derajat kemasaman (pH) tanah dalam kisaran 5,5 - 7, tetapi dapat mentoleransi 5 - 7,5.
Morfologi
- Akar berbonggol dengan gabus berwarna cokelat pucat. Bentuk perakaran melingkar bila di tanam di pot, sedangkan bila ditanam di area terbuka bentuk perakaran lurus seperti ekor tikus. Permukaan akar kasar. Tiap percabangan akar, tumbuh akar-akar halus (akar rambut).
- Batang biasanya tidak bercabang, silindris, ramping, cabang berwarna cokelat keabu-abuan dan batang muda berwarna hijau, bergetah.
- Daun besar, tunggal (unifoliate), bertangkai pendek, letak daun berseberangan (opposite), berbentuk lanset-elips, panjang daun sekitar 3 - 20 cm dan lebar 2 - 9 cm, melingkar tiga. Permukaan atas daun berwarna hijau terang dan halus sedangkan permukaan bawah daun berwarna hijau pucat dan halus. Tepi daun rata, ujung daun meruncing (acuminate) dan pangkal daun runcing (cuneate), tulang daun menyirip.
- Bunga majemuk, memiliki tangkai bunga berwarna hijau. Kelopak memiliki lobus berbentuk lanset. Tabung bunga berwarna merah keunguan, ramping, panjang tabung antara 1 - 1,5 cm. Helai mahkota berjumlah 5, berwarna putih, lobus berbentuk elips-lonjong. Perbungaan berupa payung yang muncul dari ujung tangkai. Jumlah bunga pertangkai mencapai 25 - 35 bunga. Mekar bunga bertahap, diawali pada bunga yang paling pinggir.
- Buah termasuk tipe buah batu, berbentuk bulat telur, berbiji, kecil, mengkilat, berdaging, buah muda berwarna hijau yang berubah menjadi ungu kehitaman saat matang. Jumlah buah pertangkai mencapai 10 - 20.
- Biji berjumlah satu dalam setiap buah, berukuran kecil.
Budidaya
- Perbanyakan secara generatif (biji) dan vegetatif (pencangkokan, stek akar, kultur jaringan).
- Perbanyakan melalui biji, penyemaian harus dilakukan secepat mungkin, sebab masa dorman bijinya sangat singkat.
- Panen pule pandak dapat dilakukan pada umur 1 tahun setelah tanam. Idealnya akar pule pandan dipanen pada umur antara 3 - 5 tahun, sehingga diperolah kandungan alkaloid yang optimum.
Kandungan Kimia
Alkaloid indol (ajmalidine, ajmaline, ajmalinine, ajmalicine, aricine, canescine, coryanthine, deserpidine, isoajmaline, isoserine, isoserpiline, lankanescine, neoajmaline, papaverine, raubasine, raucaffricine, rauhimbine, rauwolfinine, recanescine, rescinnamine, reserpiline, reserpine, reserpinine, sarpagine, serpentine, serpentinine, thebaine, yohimbine, dan yohimbinine), flavonoid, glikosida, cardiac glycosides, phlobatanin, resin, saponin, steroid, tanin, triterpenoid, fenol, phytosterols, oleoresin.
Khasiat
Mengobati hipertensi, penangkal sengatan dan gigitan serangga dan reptil beracun, gangguan mental (menenangkan), skizofrenia, lemah syahwat, menghilangkan kekeruhan pada kornea mata, menurunkan panas atau demam, mengobati rasa sakit pada usus, menstimulasi kontraksi rahim, mengatasi insomnia, mengobati sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit pinggang, sakit gigi, nyeri perut, influensa, epilepsi, hepatitis akut, malaria, diare, hernia, kolera, kolik, kelenjar gondok (hiperteroid), bisul, kudis, luka, luka memar, dan gatal.
Simplisia
- Siapkan akar pule pandak, cuci hingga bersih dengan air mengalir lalu tiriskan.
- Jemur di bawah sinar matahari langsung selama beberapa hari atau dengan oven suhu 40 °C hingga kadar air 10%.
- Simpan simplisia dalam plastik atau wadah yang bersih dan kedap udara.
Nama Lokal
Akar tikus, Pulai pandak (Jawa), Akar ular.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Influenza
- Ambil 25 g daun pule pandak segar cuci hingga bersih.
- Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air.
- Biarkan dingin lalu saring.
- Minum.
2. Sakit kepala
- Siapkan 10-15 g akar pule pandak cuci hingga bersih.
- Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air.
- Biarkan dingin lalu saring.
- Minum 2 kali pagi dan sore, masing-masing ½ gelas
Sumber Referensi
- Royal Botanic Garden. Plant of the World Online: Rauvolfia serpentina (L.) Benth. ex Kurz. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:81648-1. 07-03-2022.
- Stuartxchange. 2018. Philippine Medicinal Plants: Serpentina. http://www.stuartxchange.org/Serpentina.html. 07-03-2022.
- Flora Fauna Web. 2020. Rauvolfia serpentina (L.) Benth. ex Kurz. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/5/8/5894. 07-03-2022.
- Tropical Plants Database, Ken Fern. 2021. Rauvolfia serpentina. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Rauvolfia+serpentina. 07-03-2022.
- Abhijit Dey, J.N. De. 2010. Rauvolfia serpentina (L.) Benth. ex Kurz.-A Review. Asian Journal of Plant Sciences, 9(6): 285-298.
- Haryudin W. 2013. Manfaat Pule Pandak (Rauvolfia serpentina) sebagai Tanaman Obat. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 19(3): 21-24.