Puring Api
Ringkasan
Puring api (Codiaeum variegatum) adalah perdu setinggi 1-3 meter dari famili Euphorbiaceae, tumbuhan asli Indonesia dan Malaysia dengan corak daun beraneka warna yang menjadikannya tanaman hias populer. Meski bijinya beracun, daunnya secara turun-temurun dipakai sebagai obat tradisional. Puring api dipercaya bersifat antikanker dan membantu memperlancar haid.
Agroekologi
Tumbuh baik di tempat terbuka di dataran rendah dan tinggi sampai ketinggian 1.500 m dpl. Menyukai sinar matahari penuh, tetapi toleran terhadap naungan. Temperatur rata-rata ideal 18-20 °C dengan kelembapan sedang 30-60%. Cocok pada kondisi tanah lembap.
Morfologi
- Batang bercabang banyak, berkayu, berkulit tipis kehijauan saat muda dan kecokelatan setelah tua, permukaan kasar.
- Daun tunggal, berseling, bentuk bervariasi (lanset, bulat, bulat telur, keriting),permukaan kilat dan licin, warna bervariasi (putih, kekuningan, hijau, merah atau campurannya), corak bervariasi (bintik berwarna atau garis berwarna).
- Bunga berbentuk bintang, bunga jantan putih, kelopak 5, benang sari 20-30. Bunga betina kuning, sepal bulat telur-segitiga.
- Buah berbentuk kapsul, agak pipih, cokelat.
- Biji oval, permukaan licin.
Budidaya
- Perbanyakan dengan biji dan stek batang.
- Stek batang dengan memilih batang tua (cokelat), potong kemudian tanam.
Kandungan Kimia
Alkaloid, cardiac glycoside, saponin, tanin, cardinolides, steroid, phyllates, flavonoid (apigenin, vitexin, isovitexin, dan vicenin-2), phlobatanin, fenol, antrakuinon, epicatechin.
Khasiat
Antiamoeba, antibakteri, antikanker, antijamur, antioksidan, memperlancar haid, obat pencahar, mengobati sifilis dan sedatif, mengobati tukak lambung, obat eksim, mengobati sakit perut, dan sakit gigi.
Simplisia
- Kumpulkan batang puring api lalu cuci dan tiriskan. Potong tipis persegi panjang seperti korek api.
- Susun potongan batang di atas tampah kemudian kering anginkan bahan di bawah naungan pada suhu kamar selama 1 minggu hingga kering merata.
- Kemas hasil pengeringan dalam plastik tertutup rapat atau kedap udara.
Nama Lokal
Tarimas (Batak), Dahengara (Manado), Pudieng (Minang), Puring (Jawa), Keroton (Madura), Demung (Bali).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Sifilis
- Siapkan dan cuci bersih batang puring dengan air mengalir.
- Rebus dengan 5 gelas air hingga tersisa separuhnya, dinginkan dan saring.
- Minuman dibagi untuk 3 kali minum. Tambahkan air gula seperlunya.
Sumber Referensi
- Widiyaningrum Herlina . 2019. Kitab Tanaman Obat Nusantara. Media Pressindo, Jakarta.
Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Codiaeum variegatum . http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Codiaeum+variegatum 02-02-2021