Rhubarb

Rheum rhabarbarum L.

Polygonaceae

Lokasi di kebun Sayuran

Ringkasan

Rheum rhabarbarum atau rhubarb berasal dari Siberia dan telah digunakan sebagai tanaman obat di Asia selama lebih dari 5000 tahun, termasuk dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Arab, dan Yunani kuno. Bagian batang dan akarnya—bukan daunnya yang mengandung asam oksalat tinggi dan berpotensi berbahaya—biasa diolah menjadi selai, pai, hingga campuran jus, dan dikenal kaya antioksidan serta vitamin A, C, dan K yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan tulang.

Agroekologi

Rhubarb adalah tanaman herba yang tumbuh pada habitat antropogenik (habitat buatan atau terganggu), padang rumput, dan ladang. Spesies ini tumbuh baik di iklim dingin, di tanah yang tinggi bahan organik, lembap (konsisten), berdrainase baik, dengan pH tanah yang sedikit asam hingga netral. Pertumbuhannya lebih menyukai posisi berada di bawah sinar matahari penuh, yang berarti setidaknya enam jam sinar matahari langsung hampir setiap harinya. Namun, tanaman di zona pertumbuhan yang lebih hangat biasanya mendapat manfaat dari naungan sore hari, terutama selama bulan-bulan terpanas dalam setahun. Terlalu banyak naungan dapat menghasilkan batang yang tipis. Rhubarb menyukai iklim di mana suhu rata-rata di bawah 40 °F di musim dingin dan di bawah 75 °F di musim panas. Pertumbuhan rhubarb menyukai kelembapan yang konsisten, namun setelah dewasa agak toleran terhadap kekeringan. Dalam dua tahun pertama pertumbuhannya, spesies ini membutuhkan penyiraman secara teratur.

Morfologi

  • Batang berdaging, berair, memiliki rasa asam. Batang berwarna merah, merah muda, atau hijau muda.
  • Daun tersusun tersebar (alternate), berbentuk hati atau sagittate (berbentuk panah dengan lobus lancip menghadap ke belakang), tepi daun bergelombang (tidak memiliki gigi atau lobus), berwarna hijau tua dengan diameter 30 cm. Tangkai daun panjang, tipis yang menyerupai seledri, berwarna merah tua hingga hijau muda.
  • Bunga hermaprodit, helai mahkota bunga (petal) berwarna hijau-cokleat, putih sampai merah mawar. Petal dan sepal terpisah dan tidak menyatu. Sepal menyerupai petal dalam warna dan tekstur. Benang sari berjumlah 9, kepala sari (anthers) memiliki celah sempit atau alur yang memanjang sepanjang kepala sari, memiliki dua atau lebih tangkai putik (style) yang terpisah.
  • Buah achene (kering tapi tidak pecah saat matang, biasanya berbiji satu), memiliki satu atau lebih sayap di atasnya.

Budidaya

Perbanyakan tanaman melalui biji dan pembagian atau pemecahan. Namun, perbanyakan paling baik dilakukan dengan pembagian dibandingkan dari biji. Hal tersebut, karena perbanyakan dari biji membutuhkan waktu yang lama dan terkadang biji sulit ditemukan.

Kandungan Kimia

Lutein, likopen, zeaxanthin, antosianin, proanthocyanidin, beta karoten, senyawa polifenol, tanin, antrakuinon, hidroksiantrakuinon, aloe-emodin, emodin, rhein, stilbene, rhaponticin.

Khasiat

Menjaga kesehatan jantung (membantu menurunkan kolesterol), mengobati sembelit, mencegah Alzheimer, menjaga kesehatan tulang, membantu menurunkan berat badan, mencegah kanker, melancarkan peredaran darah, menjaga tekanan darah, mengurangi peradangan, meningkatkan imunitas tubuh, mencegah dan mengatasi sariawan, menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan organ kardiovaskular terutama organ ginjal, membantu mencegah pengapuran pembuluh darah. Memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, antimikroba, dan antiinflamasi.

Nama Lokal

Kelembak.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Meningkatkan imunitas tubuh dari Rhubarb

1. Meningkatkan imunitas tubuh

  • Cuci bersih sayuran lalu potong-potong, sisihkan.
  • Haluskan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabe merah, kemiri, dan belacan secukupnya (dibakar) kecuali asam potong.
  • Sediakan air ± 5 l ke dalam panci, lalu masukkan bumbu yang sudah dihaluskan. Tunggu hingga mendidih.
  • Lalu masukkan sayuran dan asam potong, tambahkan gula, dan garam.
  • Tunggu hingga matang, sayur asem rhubarb siap disajikan.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens, Kew. Plats of the World Online: Rheum rhabarbarum L.. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:301818-2. 23-07-2022.
  2. Healthbenefitstimes. 2021. Top 11 benefits of Rhubarb (Garden rhubarb). https://www.healthbenefitstimes.com/rhubarb/. 23-08-2022.
  3. IDN Medis. 2022. Rhubarb: Manfaat – Efek Samping dan Tips Konsumsi. https://idnmedis.com/rhubarb. 23-07-2022.
  4. WebMD. 2022. Health Benefits of Rhubarb. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-rhubarb. 23-07-2022.
  5. Native Plant Trust. Rheum rhabarbarum — garden rhubarb. https://gobotany.nativeplanttrust.org/species/rheum/rhabarbarum/. 23-07-2022.
  6. The Spruce. 2022. How to Grow and Care for Rhubarb. https://www.thespruce.com/growing-rhubarb-1403450. 23-07-2022.