Rosella Daun Merah

Hibiscus acetosella Welw. ex Hiern

Malvaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Hibiscus acetosella atau rosella daun merah berasal dari kawasan Afrika tropis bagian selatan, mulai dari Burundi hingga Mozambik, dan diduga merupakan hasil hibridisasi alami antara Hibiscus asper dan Hibiscus surattensis. Diperkenalkan ke Asia Tenggara sebagai sayuran maupun tanaman pagar berwarna-warni, daunnya yang berasa asam dan bertekstur berlendir biasa ditambahkan ke salad atau sup, sementara bunga merahnya diseduh sebagai teh. Secara tradisional tumbuhan ini juga dipakai sebagai tonik pemulihan setelah demam dan pengobatan anemia.

Agroekologi

Hibiscus acetosella ditemukan di daerah tropis Afrika yang luas, biasanya tumbuh pada ketinggian rendah hingga sedang. Tanaman ini juga dapat ditanam sebagai tanaman tahunan di daerah beriklim hangat. Tumbuh paling baik di daerah dengan curah hujan yang baik. Berhasil dalam posisi cerah, tetapi lebih suka naungan. Tumbuh di semua jenis tanah tetapi lebih menyukai tanah subur yang kaya humus yang didrainase dengan baik.

Morfologi

  • Batang halus sampai jarang berbulu.
  • Daun alternatif sederhana sedikit mengkilap dan puber, berwarna merah tua dan bentuk daun bagian bawah biasanya dangkal sampai sangat palmately dengan 3 sampai 5 lobus tetapi daun bagian atas menjadi tidak terbagi, dengan nektar yang berbeda terletak di dasar pelepah. Tangkai daun berwarna merah tua.
  • Bunga soliter dan biseksual, terletak di antara ketiak daun dengan lima kelopak yang berwarna merah muda dan hanya bertahan sehari. Kelopaknya berwarna merah anggur dengan bagian tengah berwarna ungu tua, memberikan bunga itu "mata" yang khas di tengahnya. Penyerbukan sendiri paling sering terjadi untuk bunga H. acetosella tetapi penyilangan oleh serangga juga dapat terjadi.
  • Buah kapsul berbentuk bulat telur berwarna merah yang berbiji banyak.
  • Biji reniform (berbentuk ginjal) menjadi bulat, cokelat tua saat matang, dan verruculose (sangat kecil verrucose, yaitu bantalan tonjolan seperti kutil di permukaan).

Budidaya

  • Diperbanyak dengan biji dan stek batang.
  • Biji tabur di tempat atau dalam wadah. Perkecambahan biasanya cukup cepat. Tanam bibit yang ditanam di wadah ke dalam pot individu saat mereka cukup besar untuk ditangani dan tanam ke posisi permanen saat tingginya 10 cm atau lebih.

Kandungan Kimia

Senyawa fenolik, flavonoid, dan antosianin.

Khasiat

Tonik pasca demam dan sebagai pengobatan anemia, sakit badan pada anak-anak. Memiliki aktivitas antiinflamasi, antimutagenik, antioksidan dan antibakteri.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mengobati anemia dari Rosella Daun Merah

1. Mengobati anemia

  • Siapkan daun segar rosella daun merah secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rendam dan tunggu hingga beberapa saat.
  • Saring lalu minum.
Ramuan tradisional Mengobati tubuh anak-anak yang sakit dari Rosella Daun Merah

2. Mengobati tubuh anak-anak yang sakit

  • Ambil daun segar rosella daun merah secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Masukkan pasta daun pada air dingin.
  • Gunakan untuk memandikan bayi dan anak-anak yang sakit badan.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Plant of the World Online: Hibiscus acetosella Welw. ex Hiern. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:559896-1. 13-08-2022.
  2. Useful Tropical Plants. 2022. Hibiscus acetosella. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Hibiscus%20acetosella. 13-08-2022.
  3. Flora Fauna Web. 2022. Hibiscus acetosella Welw. ex Hiern. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/2/0/2090. 13-08-2022.
  4. PROTA. 2015. Hibiscus acetosella (PROTA) https://uses.plantnet-project.org/en/Hibiscus_acetosella_(PROTA).
  5. Jae Il Lyu, dkk. 2020. Phenolic Compounds in Extracts ofHibiscus acetosella (Cranberry Hibiscus) andTheir Antioxidant and Antibacterial Properties. September 2020. Molecules 25(18). DOI:10.3390/molecules25184190.