Rukam Manis

Flacourtia jangomas (Lour.) Raeusch.

Salicaceae

Lokasi di kebun Buah

Ringkasan

Flacourtia jangomas atau rukam manis berasal dari kawasan Assam, Bangladesh, Tiongkok, hingga Himalaya Timur dan Myanmar, lalu diperkenalkan ke berbagai wilayah termasuk Kalimantan, Jawa, dan Fiji. Buahnya yang matang berwarna merah tua atau ungu dapat disantap langsung atau diolah menjadi selai, jus, dan manisan, meski pemanfaatannya di masyarakat masih kurang maksimal dibanding nilai ekonominya. Sebagai obat tradisional, rukam manis telah digunakan berabad-abad untuk mengatasi sakit gigi, diabetes, batuk, dan berbagai gangguan pencernaan berkat kandungan fitokimia bernilai terapeutik di dalamnya.

Agroekologi

Merupakan tanaman dataran rendah tropis yang panas dan lembap. Menyukai posisi di bawah sinar matahari penuh di tanah yang subur dan berdrainase baik.

Morfologi

  • Batang dan cabang pohon yang lebih muda umumnya memiliki duri yang berangsur-angsur menghilang seiring bertambahnya usia pohon. Kulit batang berwarna cokelat muda sampai merah tembaga atau merah muda. Cabang-cabang muda berbintik-bintik putih karena adanya banyak lentisel yang berbentuk melingkar.
  • Daun tersusun berseling, bertangkai, gugur. Helaian daun berbentuk elips, membulat telur atau lanset, pangkal membulat, ujung runcing, tepi bergerigi. Permukaan atas daun berwarna hijau tua mengkilat, bagian bawah hijau muda mengkilat. Daun muda berwarna merah muda. Daun berukuran panjang 7,0-11,0 cm dan lebar 3,5-4,0 cm.
  • Perbungaan muncul di ketiak daun, berbentuk tandan, gundul. Bunga jantan dan bunga betina berada pada pohon yang terpisah. Bunga jantan soliter atau berkelompok, berbentuk filamen dan gundul; sedangkan bunga betina soliter. Kelopak bunga berjumlah 4 atau 5, berbentuk segitiga bulat telur membawa aroma madu. Bunga berwarna putih hingga kehijauan.
  • Buah beri berbentuk elips sampai agak bulat dengan diameter 1,5-2,5 cm. Buah berwarna hijau, kemudian berubah menjadi merah kecokelatan atau ungu tua, selanjutnya menjadi kehitaman saat masak. Daging buah berwarna kuning kehijauan, rasanya manis agak sepat.
  • Biji pipih, berjumlah 4-5, kadang-kadang sampai 10 biji.

Budidaya

Umumnya diperbanyak dengan menggunakan biji. Namun, tanpa adanya perlakuan sebelum disemai, biji agak lambat berkecambah karena keadaan kulit biji yang keras. Perendaman biji dalam air dingin suhu ruang selama 24-48 jam juga mampu meningkatkan daya kecambah dan berkecambah dalam waktu 25-29 hari setelah disemai. Perendaman biji juga dapat dilakukan dalam air panas (60-70 °C) selama 5 menit, selanjutnya direndam dalam air suhu ruang selama 5 menit dapat menghasilkan daya kecambah lebih tinggi dibandingkan menggunakan air dingin suhu ruang.

Kandungan Kimia

Alkaloid, glikosida, steroid, flavonoid, asam amino esensial, fenol, tannin, terpenoid, saponin, kumarin (ostruthin), dan isocoumarins.

Khasiat

Mengobati sakit gigi, gusi berdarah, diabetes, menenangkan tenggorokan yang meradang, mengatasi batuk, demam, sakit perut, gangguan pencernaan, diare, disentri, wasir, asma, bronkitis, anemia, gangguan terkait hati, penyakit kuning, luka, bisul, infeksi herpes, meredakan suara serak, menghilangkan rasa haus dan mual. Memiliki sifat antibakteri, antijamur, diuretik, astrigen, analgesik, antioksidan, antiinflamasi.

Nama Lokal

Kerekup, Kerukup, Kerkut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mengobati sakit gigi dari Rukam Manis

1. Mengobati sakit gigi

  • Ambil akar rukam manis secukupnya cuci hingga bersih.
  • Tumbuk hingga halus.
  • Aplikasikan pada gigi yang berlubang atau sakit.

 

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Garden, Kew. Plants of the World Online. Flacourtia jangomas (Lour.) Raeusch.. Flacourtia jangomas (Lour.) Raeusch. | Plants of the World Online | Kew Science. 09-10-2023.
  2. Handayani, T. 2021. POTENSI DAN NUTRISI RUKAM MANIS (Flacourtia jangomas (Lour.) Raeush). Warta Kebun Raya 19 (2), November 2021.
  3. Rai, A., Mishra T. 2020. ETHNOMEDICINALAND THERAPEUTIC VALUES OF FLACOURTIA JANGOMAS.  The Journal of Indian Botanical Society, Vol. 100 (3&4) 2020:42-52. DOI: 10.5958/2455-7218.2020.00037.6.
  4. Tropical Plants Database, Ken Fern. 2022. Flacourtia jangomasFlacourtia jangomas - Useful Tropical Plants (theferns.info). 09-10-2023.