Rumput Jarang-Jarang

Cyathula prostrata (L.) Blume

Amaranthaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Rumput jarang-jarang (Cyathula prostrata) adalah herba tegak semusim atau tahunan setinggi 30-50 cm dari famili Amaranthaceae yang tersebar luas dari Afrika hingga Papua dan Pasifik. Di Gabon dan Zaire, daunnya disantap sebagai sayuran, sementara dalam pengobatan Ayurveda seluruh bagian tanaman diolah menjadi infus penurun demam. Rumput jarang-jarang juga dipercaya bersifat hemostatik dan membantu penyembuhan patah tulang.

Agroekologi

Rumpu jarang-jarang biasanya tumbuh liar dan ditemukan di hutan, perkebunan, padang rumput yang kasar, sepanjang tepi jalan, dan daerah basah seperti rawa dan sungai. Menyukai kondisi tempat yang lembap, tanah lempung dan berpasir, naungan ringan hingga rapat, pada ketinggian 1.650 m dpl.

Morfologi

  • Akar keluar pada buku-buku batang.
  • Batang bersegi empat tumpul, menebal di atas buku daun, sering ditutupi oleh bulu-bulu halus berwarna merah.
  • Daun tersusun berhadapan, tunggal, bentuk belah ketupat, tepi dan pertulangan daun merah.
  • Bunga berupa tandan (raceme) tegak, panjang, terletak ujung batang atau di ketiak daun paling atas.
  • Buah bentuk elips, panjang 1,5-2 mm, berbiji satu.
  • Biji berbentuk bulat telur, berwarna cokelat mengkilap.

Budidaya

  • Perbanyakan dengan biji, stek batang.
  • Penyebaran bijinya sering dibantu oleh lebah dan angin.

Kandungan Kimia

Saponin, tanin, flavonoid, alkaloid, steroid, minyak atsiri, cardiac glycosides, terpenoids, anthraquinones, glycosides, phlobatanin.

Khasiat

Obat batuk, sakit kepala, demam, disentri, cacingan, kolera, kudis, antiinflamasi, hemostatic (penghenti darah), obat luka, luka bakar, patah tulang, antiseptik, obat tetes telinga/otitis.

Simplisia

  • Siapkan seluruh bagian tanaman rumput jarang-jarang. Pisahkan antara daun, batang dan akar. Cuci bersih dengan air mengalir.
  • Kering anginkan bahan simplisia selama 2 minggu.
  • Simpan simplisia dalam wadah tertutup dan kedap udara.

Nama Lokal

Ranggitan, Kendiran, Upan-upan, Rendit banyu (Jawa), Rai-rai fotoheka (Ternate).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Ramuan Tradisional dari Rumput Jarang-Jarang

1. Ramuan Tradisional

1. Obat luka, luka bakar dan patah tulang

  • Siapkan tanaman rumput jarang-jarang, cuci hingga bersih lalu haluskan.
  • Oleskan sebagai tapal pada luka, luka bakar dan patah tulang.

2. Sakit kepala

  • Haluskan akar secukupnya hingga menjadi pasta.
  • Tempelkan pada dahi.

Sumber Referensi

  1. Motaleb Mohammad Abdul. 2013. Commonly Used Medicinal Herbs and Shrubs by Traditional Herbal Practitioners. International Union for Conservation of Nature and Natural Resources
  2. Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Cyathula prostrata. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Cyathula+prostrata 31-08-2020
  3. Researchgate. Cyathula prostrata: A Potential Herbal Hope for Hypertensives, an Animal Model Study and Its Secondary Metabolites Assessment via GC-MS. https://www.researchgate.net/publication/301346297_Cyathula_prostrata_A_Potential_Herbal_Hope_for_Hypertensives_an_Animal_Model_Study_and_Its_Secondary_Metabolites_Assessment_via_GC-MS 03-02-2021