Rumput Paitan

Paspalum conjugatum P.J.Bergius

Poaceae

Lokasi di kebun Gulma

Ringkasan

Rumput paitan (Paspalum conjugatum) adalah herba setinggi 30-60 cm dari famili Poaceae yang berasal dari Amerika tropis dan telah ternaturalisasi luas di Asia Tenggara serta Kepulauan Pasifik. Di Indonesia, rumput ini melimpah dan menjadi pakan ternak favorit, terutama kerbau. Secara tradisional, rumput paitan juga dipercaya membantu mengobati luka, demam, dan gangguan lambung.

Agroekologi

Tumbuhan ini hidup di daerah tropis sampai subtropis. Tumbuh baik di daerah dengan ketinggian hingga 1.700 m dpl, curah hujan 700-2.500 mm/th, dengan sinar matahari penuh hingga naungan sedang dan suhu tahunan sekitar 25-35°C. Sering ditemukan di lapangan, di bawah pohon, sepanjang pinggir jalan dan di tepi sungai.

Morfologi

  • Akar serabut.
  • Batang bercabang, berwarna kemerahan hingga keunguan.
  • Daun halus, panjang sekitar 8-20 cm, lebar 5-12 mm dan runcing.
  • Bunga dengan 2-3 helai. Berbunga tunggal, tumbuh pada ujung batang. Ibu tangkai bunga tidak bercabang-cabang.

Budidaya

  • Jarang berkecambah dari biji, sebaliknya menyebar melalui stolon. Berbunga sekitar 4 hingga 5 minggu setelah perkecambahan dan terus berbunga sepanjang tahun.
  • Stek batang prostat menggunakan 2-3 simpul perpotong.

Kandungan Kimia

Flavonoid, sterol, tanin, alkaloid, tioglukosida, saponin, steroid, triterpenoid

Khasiat

Mengobati luka, mengobati demam, masalah lambung, obat sakit kepala, penyakit paru-paru, diare dan disentri.

Simplisia

Tidak tersedia

Nama Lokal

Dikenal dengan nama lokal Rumput kerbau

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Obat luka dari Rumput Paitan

1. Obat luka

  • Cuci bersih beberapa lembar daun muda.
  • Tumbuk halus kemudian tapalkan dan oleskan pada bagian luka yang terkena benda tajam.
Ramuan tradisional Demam dari Rumput Paitan

2. Demam

  • Siapkan daun secukupnya.
  • Cuci hingga bersih kemudian rebus hingga mendidih dan air berkurang, dinginkan dan saring.
  • Minum selagi hangat.