Sambang Darah
Ringkasan
Sambang darah (Excoecaria cochinchinensis) adalah perdu kecil setinggi 0,5-2 meter dari famili Euphorbiaceae yang berasal dari China dan Asia Tenggara, tersebar hingga Semenanjung Malaysia dan Indonesia. Daunnya yang berwarna merah keunguan populer sebagai tanaman hias dan pagar hidup. Sambang darah secara tradisional dipercaya mengobati disentri dan pendarahan setelah melahirkan.
Agroekologi
Mudah ditemukan tumbuh liar di hutan-hutan, semak-semak, dan ladang pada ketinggian hingga 1.500 m dpl. Menyukai tempat teduh atau di bawah sinar matahari penuh, tanah yang lembap dengan drainase yang baik.
Morfologi
- Akar tunggang, warna cokelat muda.
- Batang berkayu, percabangan sangat banyak, jika tergores mengeluarkan getah putih yang beracun, ranting-ranting beruas, warna hijau keunguan.
- Daun tunggal, agak panjang, saling berhadapan atau berselang-seling, berbentuk jorong sampai lanset memanjang, ujung dan pangkalnya meruncing, tepi bergerigi, tulang daun menyirip dan menonjol permukaan bawahnya. Warna di bagian atas hijau tua dan bawahnya merah gelap, daun muda berwarna lebih mengkilap.
- Bunga majemuk, keluar dari ujung batang atau ujung cabang, kecil-kecil, warnanya kuning, tersusun dalam tandan. Bunga jantan lebih banyak dari bunga betina. Mahkotanya tidak tampak, putiknya 3, melengkung.
- Buah bulat, kecil, 3 keping, diameter 1 cm.
- Biji bulat, kecil, berwarna cokelat muda.
Budidaya
Perbanyakan dengan biji, stek batang, cangkok.
Kandungan Kimia
Asam shikimat, tanin, asam behenat, asam palmat, asam sterat, excolabdone A, B, & C, triterpenoid eksokarol, excoecariodes A dan B.
Khasiat
Obat disentri, muntah dan batuk darah, pendarahan setelah melahirkan ataupun keguguran, obat penyakit kulit.
Simplisia
Informasi belum tersedia.
Nama Lokal
Daun remek daging (Jawa Tengah), Daun sambang darah, Ki sambang, dan Sambang darah.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Ramuan perdarahan setelah bersalin atau keguguran
- Cuci akar kering sambang darah sebesar 1 ½ jari kelingking, iris tipis.
- Rebus dengan 2 gelas air hingga airnya tersisa separuh, saring dan dinginkan.
- Minum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas.
2. Disentri
- Rebus 15 lembar daun sambang darah, dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas air, saring dan dinginkan.
- Minum 2 kali sehari.
Sumber Referensi
- Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Excoecaria cochinchinensis. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Excoecaria+cochinchinensis 27-01-2021.
- Trinastiti Pramuji. 2012. Obat herbal : sambang darah hentikan perdarahan. https://www.solopos.com/obat-herbal-sambang-darah-hentikan-pendarahan-322511 09-07-2020.