Sambang Getih
Ringkasan
Sambang getih (Strobilanthes alternata) adalah tumbuhan merambat setinggi 15-30 cm dari famili Acanthaceae yang menurut catatan LIPI merupakan tanaman asli Pulau Jawa, kini juga dijumpai di Malaysia dan Filipina. Pada masa penjajahan, daunnya dipakai sebagai pewarna alami merah tua pada kain katun. Secara tradisional, sambang getih juga dipercaya bersifat peluruh air seni dan mengobati luka terbuka serta terkilir.
Agroekologi
Umumnya tumbuh baik di dataran rendah, daerah pegunungan dan di tempat terbuka yang banyak mendapat sinar matahari. Tanaman ini dapat ditemui hingga ketinggian 400 m dpl, pada hutan sekunder. Temperatur yang baik bagi tanaman ini adalah 15–17,5°C pada malam hari dan 20-22,5°C pada siang hari.
Morfologi
- Akar tunggang, putih kekuningan.
- Batang bulat, berbaring dan merayap, bercabang, beruas-ruas dan berwarna ungu.
- Daun, tunggal, bertangkai, letak berhadapan, bentuk bulat telur, ujung runcing, tepi bergerigi, pertulangan menyirip, permukaan atas merah ungu, mengkilap keabu-abuan, bagian bawah merah anggur, berambut.
- Bunga majemuk, berkumpul dalam rangkaian berupa bulir, keluar dari ujung batang, mahkota bentuk corong, warnanya putih.
- Buah kecil, lonjong, warna hijau muda.
- Biji kecil, pipih dan berwarna putih.
Budidaya
- Perbanyakan secara vegetatif (stek batang).
- Persiapan media tanam, komposisinya terdiri dari â…“ bagian tanah biasa, bagian pasir, â…“ bagian pupuk kandang dan pada bagian dasar pot diberikan batu merah â…“.
Kandungan Kimia
- Saponin, tanin, flavonoid, triterpenoid, alkaloid, polifenol, kalium yang kadarnya tinggi dan rendah natrium, asam silikat dan glikosida.
Khasiat
- Peluruh air seni (diuretik), mengobati luka terbuka dan terkilir, diare, disentri, wasir, mengatasi menstruasi yang berlebihan, memiliki aktivitas antiinflamasi.
Nama Lokal
Binalu api (Melayu), Remek daging, Reundeu beureum (Sunda), Keji beling, Sambang getèh, Sarap (Jawa).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Disentri
- Cuci daun sambang getih segar sebanyak 7 lembar. Rebus dengan 1 gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, disaring dan minum sekaligus.
- Lakukan 2-3 kali dalam sehari.
2. Wasir
- Ambil 1 genggam daun segar lalu dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama 30 menit. Setelah dingin, disaring dan minum.
- Minum 2 kali sehari, pada pagi dan sore hari.
- Rebus ampasnya sekali lagi untuk diminum pada sore ha