Sambung Nyawa

Gynura procumbens Merr.

Asteraceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Sambung nyawa (Gynura procumbens) adalah perdu setinggi 1-3 meter dari famili Asteraceae, tumbuhan asli Asia Tenggara yang mencakup Malaysia, Indonesia, dan Thailand. Di Thailand, daunnya lazim disantap sebagai sayuran, sementara di berbagai daerah diolah menjadi teh atau kapsul kesehatan. Sambung nyawa dipercaya memiliki khasiat antihipertensi dan antikanker, serta secara tradisional dipakai sebagai penawar racun gigitan hewan berbisa.

Agroekologi

Tanaman ini tumbuh baik di daerah dengan ketinggian 1-1.200 m dpl, dataran beriklim sedang hingga basah dengan curah hujan 1.500-3.500 mm/th. Suhu udara 25-32°C, kelembaban udara 70-90%, intensitas cahaya matahari tinggi. Menyukai lahan yang tidak terlalu terbuka atau ternaungi 25%, jenis tanah regosol, andosol. Banyak ditemukan tumbuh di selokan, pagar rumah, pinggir hutan, padang rumput.
 

Morfologi

  • Akar serabut.
  • Batang lunak, permukaan bulat, berwarna ungu kehijauan.
  • Daun tunggal, berbentuk bulat telur, bertulang daun menyirip, berwarna hijau, tepi daun sedikit bergelombang, ujung pangkal meruncing, panjang daun 15 cm, lebar 7 cm, memiliki tangkai daun, letaknya berseling
     

Budidaya

  • Perbanyakan secara vegetatif (stek batang, tunas akar dan umbi).
  • Kedalaman lobang tanam yang disarankan adalah 6-8 cm, jarak tanam 50 cm x 75 cm.
  • Panen daun dilakukan setelah tanaman berumur 1-2 bulan setelah tanam, sedangkan panen umbi setelah berumur 4-5 bulan setelah tanam.
     

Kandungan Kimia

Senyawa golongan glikosida, flavonoid, minyak atsiri, saponin, tanin, triterpenoid, polifenol, steroida, alkaloid
 

Khasiat

  • Memiliki aktivitas antioksidan, antihipertensi, antiinflamasi dan antikanker.
  • Mengobati penyakit ginjal, menghentikan pendarahan, penawar racun gigitan hewan berbisa, menurunkan demam, asam urat, dan bisul
     

Simplisia

  • Pilih daun segar, tidak rusak dan busuk. Cuci daun dengan air bersih mengalir kemudian tiriskan.
  • Dijemur dengan menggunakan kain berwarna gelap menutupi daun.
  • Sortasi kering dari bahan asing yang tidak diinginkan. Simpan simplisia di wadah/kantong plastik, suhu kamar dan terhindar dari matahari langsung
     

Nama Lokal

Longevity spinach, Leaves of life, Ngokilo, Sambung nyowo (Jawa), Kalingsir (Sunda)
 

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Asam urat dari Sambung Nyawa

1. Asam urat

  • Siapkan 5 lembar daun sambung nyawa cuci bersih kemudian seduh dengan 110 ml air panas, saring dan dinginkan.
  • Minum ramuan 1 kali sehari.
Ramuan tradisional Bisul dari Sambung Nyawa

2. Bisul

  • Ambil 8 g daun segar sambung nyawa, dicuci, ditumbuk sampai lumat.
  • Tempelkan pada bisul. Ganti setiap 3-4 jam.
     

Sumber Referensi

  1. Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Gynura procumbens. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Gynura+procumbens  25-01-2021
  2. Researchgate. A COMPREHENSIVE REVIEW ON GYNURA PROCUMBENS LEAVES. https://www.researchgate.net/publication/313368749_A_COMPREHENSIVE_REVIEW_ON_GYNURA_PROCUMBENS_LEAVES  25-01-2021
  3. kabarDaerah.com. Manfaat Daun Sambung Nyawa Atau Daun Africa, Ramuan Untuk Kanker, Kista, Jantung. https://jabar.kabardaerah.com/manfaat-daun-sambung-nyawa-atau-daun-africa-ramuan-untuk-kanker-kista-jantung/ 09-07-2020