Sapu Manis
Ringkasan
Sapu manis (Scoparia dulcis) adalah herba tegak setinggi 50-100 cm dari famili Plantaginaceae yang berasal dari Amerika tropis, diperkenalkan di Jawa sebelum tahun 1860 dan kemudian menyebar alami ke seluruh Indonesia. Tanaman ini biasa tumbuh liar namun telah lama dipakai sebagai obat tradisional. Sapu manis dipercaya membantu mengatasi diabetes, demam, dan radang gusi.
Agroekologi
Tanaman ini banyak dijumpai pada semak belukar yang lembab, sepanjang aliran sungai dan pada lahan terbengkalai maupun ditanami. Menyebar dari dataran rendah hingga ketinggian 800 m dpl dan dapat tumbuh hampir pada semua jenis tanah.
Morfologi
- Batang bulat dan licin, berwarna hijau dan bagian bawah batang sedikit berkayu.
- Daun berwarna hijau, kedudukan daun berseling, bentuk oval dengan bagian pangkal dan ujung daun meruncing, tepi daun bergerigi, pertulangan daun menyirip,dan permukaan daun kasar.
- Bunga tunggal, tumbuh di ketiak daun, berukuran sangat kecil, mahkota bunga berwarna putih, kelopak bunga berwarna hijau, kepala putik berwarna agak kehijauan.
- Buah bulat berwarna hijau ketika muda,berubah menjadi coklat ketika sudah tua.
- Biji berwarna coklat muda, berukuran sangat kecil.
Budidaya
Perbanyakan secara generatif (biji).
Kandungan Kimia
Saponin, glycoside, alkaloid, flavonoid, phenol, terpenoid, tanin, senyawa aktif scopadulin, scopadulcol, asam scopadulcic, asam scoparic, scoparinol.
Khasiat
Mengobati diabetes, herpes, batuk, demam,mual, sakit kepala, radang gusi, memar,disentri, peluruh air seni, memiliki aktivitas antikanker.
Simplisia
- Siapkan tanaman sapu manis segar lalu bersihkan dengan air mengalir.
- Keringkan tanaman tersebut di bawah sinar matahari dan tutup dengan selembar kain gelap tipis.
- Setelah kering kemudian bahan simplisia tersebut simpan dalam plastik/ wadah bersih dan kedap udara.
Nama Lokal
Grinje menir, Grinje jepun (Jawa), Jaka tuwa (Sunda).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Disentri
- Cuci bersih seluruh bagian tanaman sapu manis segar sebanyak 60 g. Rebus dengan 200ml air hingga mendidih dan air tersisa separuh. Dinginkan dan saring kemudian minum sekaligus.
- Lakukan 2 kali sehari, pada pagi dan sore hari.
2. Peluruh air seni
- Cuci 10 g akar sapu manis segar kemudian rebus dengan 400 ml air hingga mendidih selama 15 menit. Dinginkan dan saring.
- Minum hasil saringan sekaligus.