Sengkubak
Ringkasan
Pycnarrhena longifolia atau sengkubak adalah tumbuhan yang di Indonesia tumbuh endemik di sekitar Taman Nasional Kayan Mentarang, Kalimantan Barat, serta liar di kawasan Kars Bukit Bulan, Jambi. Daun mudanya telah lama dipakai secara turun-temurun sebagai penambah rasa gurih alami pengganti penguat rasa sintetis seperti MSG, selain menjadi bumbu masak, lalapan, dan pewarna alami kain. Kandungan senyawa bioaktifnya juga berpotensi dikembangkan sebagai bahan farmasi, kosmetik antijerawat, dan antioksidan alami, meski populasinya kini menyusut akibat berkurangnya lahan hutan.
Agroekologi
Tanaman sengkubak umumnya ditemukan tumbuh di daerah dataran rendah sekitar 100 – 150 m dpl, di daerah perbukitan di atas 500-1500 m dpl. Ditemukan pada habitat hutan sekunder dan hutan hujan tropis. Pertumbuhannya menyukai tempat dengan sinar matahari penuh dan penyiraman secara teratur, juga dapat tumbuh di bawah naungan pohon-pohon tinggi.
Morfologi
- Batang berkayu.
- Daun tersusun berpasangan dan berlawanan (opposite), berwarna hijau. Berbentuk lonjong, mirip dengan daun cokelat. Bagian puncak membulat dan pangkalnya tumpul sampai membulat. Saraf lateral terdiri dari 6-8 pasang.
- Bunga kecil, berwarna putih atau kekuningan, berbentuk bintang dengan lima petal (helai mahkota).
- Buah bulat (globose), halus tomentosa atau puber.
- Biji kecil, berwarna hitam, berbentuk bulat telur.
Budidaya
- Perbanyakan tanaman melalui biji, stek atau dari akar yang sudah bertunas. Namun, memperbanyak tanaman ini tidak mudah.
Kandungan Kimia
Steroid, terpenoid, flavonoid, saponin, polifenol, tanin, alkaloid (obaberine, homoaromoline, aromoline, daphnoline, limacine, krukovine, magnoflorine dan pycnarrhine), acetic acid, butyl ester (CAS), sabinene, cis-ocimene, alloaromadendrene (CAS), alpha.- bergamotene (CAS).
Khasiat
Mengobati kolera, sakit kepala, tumor, kejang, malaria, perut kembung, iritasi mata, gigitan ular, perawatan setelah melahirkan, menurunkan panas, mencegah penyakit kulit. Memiliki aktivitas sebagai antikanker, antioksidan, antiinflamasi, antiseptik, antijerawat, dan analgesik.
Simplisia
- Petik daun sengkubak secukupnya lalu bersihkan.
- Setelah bersih tumbuk daun atau potong-potong kecil.
- Kemudian keringkan atau angin-anginkan.
- Setelah kering simpan serbuk simplisia daun sengkubak dalam wadah tertutup dan kedap udara.
Nama Lokal
Kemangi imbo (Jambi), Kemangi hutan, Sangkubak, Sansankng atau Sensen (Kalimantan Barat), Pokok ajinomoto.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Mengurangi demam dan sakit kepala
- Ambil daun sengkubak cuci hingga bersih.
- Rendam daun dalam air panas selama 30 menit.
- Biarkan hingga hangat lalu minum untuk mengurangi demam dan sakit kepala.
Sumber Referensi
- Pycnarrhena longifolia (Decne. ex Miq.) Becc. | Plants of the World Online | Kew Science
- Puspita, D. and Wulandari, T.S., 2020. Analisis Senyawa Bioaktif pada Daun Kemangi Imbo (Pycnarrhena cauliflora) yang Digunakan sebagai Penyedap Alami. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi (Journal of Food Technology and Nutrition), 19(1), pp.35-43.
- Azman, M.F.S.N., Zainurin, N.A.Z., Azmi, A.S., Suleiman, M., Yeaw, N.S. and Salim, F., 2022. A Review on the Morphology, Nutritional Value, Traditional Uses, Phytochemistry, and Biological Activities of Pycnarrhena cauliflora and Its Synonyms. ASM Science Journal, 17, pp.1-12.
- Alhawaris, A., 2023. Potency of Borneo Endemic and Typical Plants as Anti-Cancer Medicines. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan, 5(1), pp.37-53.
- Puspita, D., Rahardjo, M., Wulandari, T.S., Chiflyy, D. and Wacana, S., 2020. 4. Analisis Aktivitas Antioksidan pada Daun Kemangi Imbo (Pycnarrhena cauliflora). Semin. Dies Natalis…, no.
- Jumilah. 2012. Penyuluh Kehutanan: Sengkubak. https://jumilahalimuddin.blogspot.com/2012/?m=1. 22-02-2024.