Singawalang
Ringkasan
Singawalang (Petiveria alliacea) adalah perdu setinggi hingga 1,5 meter dari famili Petiveriaceae yang berasal dari Amerika, masuk ke Indonesia melalui India dan menjadi bahan penting pengobatan tradisional Amerika Latin. Di Nigeria, dukun Yoruba memakai seluruh bagian tanaman ini dalam upacara ritual magis. Singawalang secara tradisional dipercaya bersifat antibakteri dan membantu menurunkan demam.
Agroekologi
Singawalang dapat tumbuh subur di kebun-kebun di daerah hangat, lembab sampai kering hingga ketinggian 1.500 m dpl. Menyukai tanah subur dengan drainase baik, pH asam sampai basa dan kondisi tempat yang teduh. Suhu udara rata-rata tahunan 15-30 ºC, curah hujan tahunan rata-rata 500-3.000 mm/th.
Morfologi
- Akar tunggang.
- Batang tegak, lunak dan berair, hijau kecokelatan, berbau seperti bawang putih.
- Daun bulat panjang atau lonjong, panjang 6-19 cm, ujung daun meruncing atau lancip, serta pangkal tumpul membulat. Berbau seperti bawang putih.
- Bunga biseksual, warna putih kehijauan sampai merah jambu, bentuk linier-lonjong. Tidak memiliki kelopak, benang sari 4-8.
- Buah lonjong dan sempit berbentuk taji tersusun pada tangkai, berduri. Setiap buah terdiri dari 1 biji.
Budidaya
Berkembang biak dengan biji dan stek batang yang tidak terlalu tua.
Kandungan Kimia
Flavonoids, triterpenes, steroids. benzaldehyde, dibenzyl-disulfide,benzyl-thiol, dibenzyl-trisulfide, stilbene.
Khasiat
Melembutkan kulit, borok, mengobati bisul, TBC, pneumonia, muntah darah, antibakteri, antifungus, migrain, rematik, malaria, peluruh urin (diuretik), peluruh dahak (espektoran), peluruh keringat (sudorifik), peluruh cacing (vermifuge), menurunkan demam, pereda kekejangan (antipasmodik), dan obat bagi penderita penyakit syaraf.
Simplisia
- Siapkan seluruh bagian tanaman singawalang segar.
- Cuci hingga bersih dengan air mengalir kemudian tiriskan. Potong-potong bahan.
- Jemur di bawah matahari selama beberapa hari dengan ditutupi oleh kain hitam hingga kering merata.
- Kemas dalam wadah bersih dan tertutup.
Nama Lokal
Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Mengobati gigitan serangga
- Siapkan akar secukupnya.
- Cuci hingga bersih.
- Tumbuk hingga menjadi pasta dan tambahkan jeruk nipis secukupnya.
- Tempelkan pada bagian sakit.
2. Mengobati TBC
- Cuci bersih 1 genggam daun singawalang.
- Rebus dengan 2 gelas air hingga air berkurang menjadi 1 gelas.
- Minum 3 kali sehari.
Sumber Referensi
- CABI. (No date). Invasive Species Compendium. Petiveria alliacea (guinea hen weed). https://www.cabi.org/isc/datasheet/70236 22-02-2021.
- Fern, Ken. (2014). Useful Tropical Plants. Petiveria alliacea. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Petiveria+alliacea 23-02-2021.
- PFAF. (No date). Petiveria alliacea - L. https://pfaf.org/USER/Plant.aspx?LatinName=Petiveria+alliacea 22-02-2021
- Pl@nt Use. (No date). Petiveria alliacea (PROTA). https://uses.plantnet-project.org/en/Petiveria_alliacea_(PROTA) 22-02-2021