Spurge Antik
Ringkasan
Spurge antik (Euphorbia antiquorum) adalah sukulen berduri setinggi 1-3 meter dari famili Euphorbiaceae yang berasal dari Semenanjung India dan telah dinaturalisasi luas di Asia tropis, dari China hingga Filipina. Bentuknya yang unik menjadikan tanaman ini populer sebagai pagar pembatas sekaligus tanaman hias pekarangan. Getahnya secara tradisional dipakai mengobati demam, malaria, dan sakit gigi meski harus digunakan dengan hati-hati karena bersifat iritatif.
Agroekologi
Tanaman ini tumbuh baik pada semua jenis tanah, intensitas cahaya matahari mencapai 70-80% selama 6-8 jam sehari, suhu 21-27 °C, curah hujan 2.500-3.000 mm/th. Terkadang tumbuh pada lapisan batu bata dan potongan arang, dan tanah lempung berpasir.
Morfologi
- Batang tebal 5-7 cm, hijau, gundul, bercabang dari bagian atas, melengkung ke atas, tersegmentasi. Bau getahnya menyengat dan melekat.
- Daun bertangkai pendek, sedikit, berdaging, panjang 8-12 cm, lebar 3-4 cm, bagian atas berwarna hijau tua, bagian bawah agak muda.
- Bunga kecil, bentuk payung 3 kuntum keluar di cekungan sirip, warna kuning pucat.
- Buah bulat, diameter 1 cm.
Budidaya
Perbanyakan secara generatif (biji) dan vegetatif (stek/sambung).
Kandungan Kimia
Taraxerol, taraxerone, friedelane-3-β-ol, epifriedelanol, sterol, antiquol A dan B, euphol, cycloeucalenol, flavonoid, cycloartenol, sitosterol, alkaloid, saponin, dan tanin.
Khasiat
Menyembuhkan penyakit diare, demam, sakit malaria, radang telinga pada anak, sakit gigi, asma, rematik, sembelit dan mengobati terkena gigitan ular, mengobati bengkak, bisul, dan masalah kulit.
Simplisia
- Iris tipis- tipis batang lalu goreng atau gongseng dengan beras sampai warnanya menjadi cokelat. Bisa juga dengan melakukan penjemuran atau pengeringan dengan suhu 30-65 °C (hingga diperoleh kadar air 9-10%).
- Setelah kering, haluskan menggunakan blender dan ayak hingga menjadi serbuk.
- Kemas dalam wadah yang kedap udara lalu simpan dalam suhu kamar.
Nama Lokal
Sudu-sudu, Susuru, dan Susudu (Jawa).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Radang telinga anak
- Batang spurge antik segar secukupnya dan buang kulitnya. Tumbuk halus dan peras.
- Teteskan air perasan pada telinga anak yang sakit. Lakukan 4-6 kali sehari, 2-3 tetes.
2. Bisul, piodermi (radang kulit bernanah)
- Potong tipis batang. Hangatkan di atas api kecil.
- Tempelkan pada bisul atau kulit yang radang.
Sumber Referensi
- Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Euphorbia antiquorum. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Euphorbia+antiquorum 30-01-2021
- Remaja Kerokhanian Sapta Darma Sragen. 2014. Daftar Tanaman Obat Indonesia. Sragen 333