Sungkai
Ringkasan
Sungkai (Peronema canescens) adalah pohon setinggi hingga 20 meter dari famili Lamiaceae yang berasal dari Asia Tenggara, tersebar di Sumatra Selatan hingga Kalimantan. Masyarakat Sumatra Selatan dan Lampung secara tradisional memakai daunnya sebagai obat demam, sementara suku Dayak Kalimantan Timur memakainya mengatasi cacingan dan pilek. Sungkai juga bernilai ekonomi sebagai kayu furnitur dan tanaman reboisasi.
Agroekologi
Sungkai dapat tumbuh dengan baik di hutan sekunder di dataran rendah tropis, di mana ia ditemukan pada ketinggian dari permukaan laut hingga 600, kadang-kadang 900 meter. Umumnya banyak ditemukan di hutan sekunder, pembukaan hutan, tepi sungai, tepi jalan yang terbuka dan tumbuh paling baik di tempat lembap hingga basah atau tanahnya cukup mengandung air, sehingga tanaman ini tidak tahan terhadap kondisi yang sangat kering. Tanaman ini mampu hidup di berbagai jenis tanah, tetapi lebih menyukai jenis tanah podzolik merah kuning. Pertumbuhannya menyukai area dengan kondisi suhu bulanan berkisar antara 21 - 32 °C dan curah hujan rata-rata tahunan antara 2.100 - 2.700 mm/th.
Morfologi
- Akar tunggang pendek, dangkal, berwarna cokelat.
- Batang lurus, sedikit berlekuk, tidak bercabang hingga 9-15 m, kulit luarnya berwarna abu-abu atau sawo muda, beralur dangkal, mengelupas kecil-kecil dan tipis. Penampang kulit luar berwarna cokelat, kuning, atau merah muda. Kayunya berteras dengan warna sawo muda dan menyerupai kayu jati serta mempunyai alur. Rantingnya penuh dengan bulu-bulu halus. Arah percabangan simpodial.
- Daun memiliki letak berhadapan, berwarna keunguan saat muda kemudian menjadi hijau. Tangkai daun dan rachis bersayap. Daun majemuk, tersusun oleh 3-11 pasangan berlawanan. Anak daun lanset, pangkal runcing, ujung daun runcing hingga meruncing, tekstur tipis, tepi daun rata, permukaan licin, memiliki rasa pahit, berbau khas.
- Bunga berupa malai. Kelopak bunga berjumlah 5, agak tertutup rapat, berlekatan dengan buah, berbulu.
- Buah tunggal, merupakan batu beruang empat, berbiji, kering, bulat, kecil berdiameter 3-3,5 mm, berbiji banyak, berwarna putih kekuningan, letaknya tersebar, kulit buah berbulu seperti beludru.
Budidaya
- Perbanyakan dilakukan secara generatif (biji) dan vegetatif (stek batang). Namun perbanyakan dengan biji sulit dilakukan mengingat sungkai hanya berbunga 1-2 kali setahun, viabilitas bijinya sangat rendah serta menurun dengan cepat sehingga bijinya tidak tahan lama untuk disimpan.
- Dalam perbanyakan vegetatif (stek batang), batang dengan panjang 20-25 cm dan diameter 15-20 mm, akan menghasilkan perakaran terbaik. Setelah 4-6 bulan, tanaman muda dapat dipindahtanamkan.
Kandungan Kimia
Alkaloid, flavonoid, senyawa fenolik, terpenoid, steroid, phenol, tanin, saponin.
Khasiat
Demam, kurap, obat kumur untuk sakit gigi, mengobati luka, pilek, cacingan, malaria, memar, meningkatkan stamina, memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antidiabetes, antibakteri, analgesik, imunomodulator.
Nama Lokal
Jati sebrang, Ki sabrang, Kurus, Kurus sungkai atau Sekai.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Memperlancar haid dan meningkatkan kesuburan rahim wanita
- Siapkan daun muda sungkai, cuci hingga bersih.
- Rebus daun muda sungkai sampai mendidih.
- Saring hasil rebusan.
- Minum.
2. Demam
- Ambil daun muda sungkai secukupnya lalu cuci hingga bersih.
- Rebus daun muda sungkai hingga mendidih.
- Saring hasil rebusan.
- Minum.
Sumber Referensi
- IPBiotics. 2014. Peronema canescens. http://ipbiotics.apps.cs.ipb.ac.id/index.php/tumbuhan/1157. 09-09-2021.
- Useful Tropical Plants Database. 2021. Peronema canescens. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Peronema+canescens. 09-09-2021.
- Royal Botanic Gardens. 2017. Plants of the World Online: Peronema canescens Jack. http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:863995-1. 09-09-2021.
- PROSEA. 2017. Peronema (PROSEA). https://uses.plantnet-project.org/en/Peronema_(PROSEA). 09-09-2021.
- Latief M dkk. 2021. Antidiabetic Activity of Sungkai (Peronema canescens Jack) Leaves Ethanol Extract on the Male Mice Induced Alloxan Monohydrate. Pharmacology and Clinical Pharmacy Research. 6(2).
- Biodiversity Warriors. 2020. SUNGKAI (Peronema canescens). https://biodiversitywarriors.kehati.or.id/artikel/sungkai-peronema-canescens/. 09-09-2021.
- Suhirman S. 2020. Daun Sungkai (Peronema canescens) Berpotensi sebagai Imunomodulator. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri 26(3).