Taratulit

Huperzia squarrosa (G.Forst.) Trevis.

Lycopodiaceae

Lokasi di kebun Rumah Kaca

Ringkasan

Huperzia squarrosa atau taratulit adalah herba epifit yang tersebar dari Madagaskar dan Mauritius di Samudra Hindia hingga Tiongkok selatan, Asia Tenggara, dan Australia. Tumbuhan ini dianggap paling elok di antara jenis Huperzia lain sehingga banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias gantung, sementara masyarakat Karo di Sumatra Utara memanfaatkannya untuk keperluan adat dan ritual pengusir pengaruh gaib, di samping potensinya sebagai bahan ramuan untuk gangguan fungsi otak seperti Alzheimer dan Parkinson.

Agroekologi

Lebih suka naungan cerah untuk pertumbuhan yang baik, hindari paparan sinar matahari penuh, yang dapat menyebabkan dedaunan memutih. Tidak mentolerir tanah biasa, gunakan media tanpa tanah yang dikeringkan dengan baik, diangin-anginkan dengan baik tetapi tetap lembap seperti anggrek atau kulit pohon pinus, atau campuran sphagnum moss-kompos. Menyukai kelembapan tinggi, tahan terhadap sejumlah kekeringan, tetapi dapat mengalami kekeringan yang berkepanjangan.

Morfologi

  • Akar memiliki rimpang.
  • Batang tipis (lebar 4 mm), hijau, kecokelatan saat tua, percabangan khas yaitu membentuk percabangan menggarpu.
  • Daun pucat sampai hijau kekuningan, linier sempit dan seperti bulu, melingkar pada 60-90 ° sepanjang sumbu batang.
  • Bulblets (gemmae) terbentuk di dasar daun atas selama akhir setiap siklus pertumbuhan tahunan.

Budidaya

  • Perbanyakan dengan modifikasi bentuk stek batang, umbi (yang jatuh ke tanah ketika dewasa, dan bertunas untuk membentuk tanaman baru), dan spora.
  • Untuk stek batang, singkirkan bagian apikal (5-15 cm) dari tanaman stok, letakkan secara horizontal di atas media tanpa tanah yang didrainase dengan baik, dan tutupi ujung potongan dengan media lembap. Pembibitan ini dapat dilakukan di dalam terarium untuk menjaga kelembapan. Ujung pucuk yang mengarah ke atas adalah bahan yang ideal untuk stek batang.

Kandungan Kimia

Alkaloid seperti huperzine A (Hup A), huperzine B (B), nmethyl-huperzine B, huperzinine, lycoporine A, dan carina-tumine A.

Khasiat

Digunakan untuk mengobati beberapa gangguan fungsi otak, termasuk penyakit Alzheimer, parkinson, memar, ketegangan, pembengkakan, skizofrenia, myasthenia gravis, bersifat afrodisiak bagi laki-laki dan perempuan, mengobati luka, masalah kulit, nyeri punggung.

Nama Lokal

Ikur-ikur biang (Sumatra Utara).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mengobati sakit punggung dari Taratulit

1. Mengobati sakit punggung

  • Siapkan tanaman taratulit secukupnya, cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Oleskan pasta daun pada punggung.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online: Huperzia squarrosa (G.Forst.) Trevis. hhttps://powo-science-kew-org.translate.goog/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:1136473-2?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sc. 8-07-2022.
  2. Flora Fauna Web. 2022. Phlegmariurus squarrosus. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/3/7/3745. 8-07-2022.
  3. S. D. Yumkham dan P. K. Singh 2010. Huperzia squarrosa (G. Forst.) Trev. (Lycopodiaceae) in Manipur: Taxonomy and Biological Aspects. Taiwania, 56(2): 157-164, 2011.
  4. Sri Hartini. 2008. Pusat Konservasi Tumbuhan-Kebun Raya Bogor LIPI: Huperzia spp. di Kebun Raya Bogor. Warta Kebun Raya 8(1), Mei 2008. 8-07-2022.