Temu Giring

Curcuma heyneana Valeton & Zijp

Zingiberaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Temu giring (Curcuma heyneana) adalah herba tegak setinggi hingga 2 meter dari famili Zingiberaceae, tumbuhan asli daerah tropis seperti Indonesia, Filipina, dan India. Rimpangnya yang berasa pedas dan pahit menjadi bahan utama jamu tradisional Jawa untuk perawatan kulit dan kesegaran tubuh, selain dipakai sebagai bumbu kari dan pewarna makanan. Temu giring juga secara tradisional dipercaya efektif memberantas cacing dalam saluran cerna.

Agroekologi

Tumbuh liar di pekarangan dan ladang pada tanah lembap dengan curah hujan tahunan 1.000-3.500 mm/th pada ketinggian dataran rendah sampai 900 m dpl. Menyukai tanah yang subur, pH tanah antara 6-7, berdrainase baik, serta intensitas sinar yang penuh akan memberikan hasil rimpang yang lebih tinggi.

Morfologi

  • Rimpang merupakan batang dalam tanah, tumbuh bercabang membentuk anakan dan rumpun.
  • Batang semu terdiri atas pelepah daun, permukaan licin warna hijau.
  • Daun tunggal, permukaan licin, berpelepah warna hijau, bentuk lanset, helaian daun tipis, urat daun kelihatan dan berwarna hijau muda.
  • Bunga majemuk, muncul dari bagian samping batang semu, pinggiran mahkota berwarna merah.
     

Budidaya

Perbanyakan vegetatif (stek). Stek rimpang induk atau rimpang cabang yang bertunas dengan 2-3 mata tunas.

Kandungan Kimia

Flavonoid, minyak atsiri, kurkumin, monoterpen, seskuiterpen (germacrone, dehydrocurdione, isocurcumenol, curcumenol, curcumanolides A dan B, zerumbone, dan oxycurcumenol), saponin, tanin.

Khasiat

Antelmintik (pemberantas cacing yang hidup dalam saluran cerna), disentri, haid tidak teratur, obat kulit, antibakteri, mengatasi kelelahan, kegemukan, rematik, menghilangkan bau badan, obat asma.

Simplisia

  • Cuci bersih rimpang kemudian rajang bahan untuk memudahkan proses pengeringan.
  • Keringkan bahan di bawah sinar matahari atau dengan menggunakan oven suhu 50 °C sampai kadar air mencapai 10%.
  • Haluskan simplisia sehingga menjadi serbuk.
     

Nama Lokal

Kuning gajah.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Menghilangkan bau badan dari Temu Giring

1. Menghilangkan bau badan

  • Siapkan 100 g temu giring, 100 g kencur, 100 g kunyit, 1 sdt cengkeh, 100 g tepung beras, 2 lembar daun pandan.
  • Parut kencur, kunyit, dan temu giring, sisihkan. Haluskan cengkeh dan daun pandan, campurkan semua bahan, aduk rata.
  • Lulur badan 2 minggu sekali.
Ramuan tradisional Mengobati asma dari Temu Giring

2. Mengobati asma

  • 1 jari rimpang temu giring, 5 kuntum belimbing wuluh, 1 jari kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 siung bawang merah, ¼ genggam pegagan, ¼ daun saga, ¼ genggam daun inggu dan ¼ genggam daun sendok.
  • Cuci bersih semua bahan, potong -potong, lalu rebus dengan 5 gelas air bersih hingga tersisa 2 ¼ gelas setelah dingin, saring.
  • Minum 3 kali ¾ gelas sehari dan tambahan madu.

Sumber Referensi

  1. Redaksi agromedia. 2008. Buku Pintar Tanaman Obat: 431 jenis tanaman penggempur aneka penyakit. Agromedia, Jakarta.
  2. Sudarsana Anak Agung Gede Dalem. 2016. Tanaman Obat Pada Taman Rumah. 2016. Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Bali. https://repositori.unud.ac.id/protected/storage/upload/repositori/cb7b1229251cdf7c356c1aee6982c233.pdf 11-12-2020
  3. Tri Juwita. 2020. Menghilangkan Bau Badan. Kebun Lima Puluh.