Tengguli
Ringkasan
Tengguli (Cassia fistula) adalah pohon setinggi 10-15 meter dari famili Fabaceae yang tersebar luas di kawasan tropis, dibudidayakan sebagai tanaman hias di Jawa hingga Papua. Kayunya dipakai untuk bahan bangunan dan peralatan pertanian, sedangkan kulit kayunya dipakai menyamak dan mewarnai kulit. Tengguli juga berperan dalam pemulihan lahan terdegradasi, selain secara tradisional dipercaya bersifat pencahar dan mengobati bisul.
Agroekologi
Tumbuh baik pada daerah tropis dan subtropis yang lembap dengan curah hujan rata-rata berkisar 500-2.700 mm/th, suhu rata-rata tahunan 18-29 °C, dan pH 5,5-8,7. Menyukai tanah berpasir, berdrainase baik, di bawah sinar matahari penuh, namun toleran terhadap naungan. Umumnya ditemukan di hutan gugur kering, hutan terbuka, dan padang rumput.
Morfologi
- Batang memiliki percabangan menyebar, ranting muda licin.
- Daun terdiri dari 3-7 pasang anak daun, berbentuk bulat telur sampai memanjang, ukuran 7-12 cm x 4-8 cm, permukaan atas mengkilap, panjang tangkai 5-8 cm.
- Bunga aksilaris, berjumlah banyak, harum, menjuntai (panjang 20-60 cm), kuning keemasan.
- Buah polong, menggantung, licin, berwarna hitam, panjang 20-60 cm, berbiji banyak.
Budidaya
- Perbanyakan menggunakan biji dan stek.
- Perkecambahan dapat dipercepat melalui perendaman biji selama 12-24 jam dalam air hangat lalu dilanjutkan perendaman dalam asam sulfat pekat selama 45 menit.
- Tanaman ini tumbuh lambat sekitar 8-10 tahun dari awal menanam sampai berbunga.
Kandungan Kimia
Alkaloid, flavonoid, saponin, glikosida, asam amino, triterpenoid, dan phenolic.
Khasiat
Obat pencahar, malaria, bisul, diabetes, batu ginjal, sariawan, disentri, mengatasi sembelit, hipertensi, antioksidan, antiinflamasi.
Simplisia
Belum tersedia.
Nama Lokal
Bak biratha (Aceh), Trengguli (Jawa), Bobondelan (Sunda), Klobop (Madura), Tilai (Dayak), Kluwang (Flores).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Hipertensi
- Siapkan 4 g buah tengguli, 2 g kulit kayu manis, 3 g rimpang kencur, 2 g daun sena, 2 g herba pegagan, 7 g gula enau, 800 ml air.
- Buat infusa : Semua bahan direbus hingga mendidih selama 15 menit.
- Minum 3 kali sehari setelah makan.
2. Laksatif (atasi sembelit)
- Siapkan 5 g buah tengguli, 3 g herba pegagan, 2 g daun sena, 800 ml air.
- Buat infusa : Semua bahan direbus selama 15 menit hingga mendidih.
- Minum 3 kali sehari setelah makan.
Sumber Referensi
- Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Cassia fistula. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Cassia+fistula 18-01-2021
- Kementerian Kesehatan RI. 2013. Vademekum tanaman obat: Untuk saintifikasi jamu, jilid 4. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.