Titiran
Ringkasan
Titiran (Trigastrotheca pentaphylla) adalah herba tegak merayap setinggi hingga 35 cm dari famili Molluginaceae yang tersebar dari Asia Tenggara hingga Jepang. Di China, tanaman ini diolah menjadi sup penambah nafsu makan, sementara di Thailand seluruh bagiannya dipakai sebagai penurun demam. Di Kepulauan Solomon, titiran bahkan dibakar sebagai pengusir nyamuk tradisional.
Agroekologi
Tumbuh pada ketinggian rendah sampai sedang, daerah tropis semi kering. Sering ditemukan di daerah lembab yang ternaungi seperti kebun, tepi jalan dan di tengah hutan.
Morfologi
- Batang tegak dan bercabang bebas dari akar dengan panjang 2-35 cm, permukaan halus, batang tua berwarna cokelat kemerahan.
- Daun memiliki tangkai, mengandung banyak air, permukaan halus, berbentuk lonjong, ujung runcing.
- Bunga majemuk, tumbuh di ketiak daun atau ujung batang, tangkai bunga 7-8 mm, berukuran kecil, tidak berbau dan berukuran 2,5 mm, lebar 1,5 mm.
- Buah berbentuk lonjong, bersisi tiga, panjang 2,5 mm, lebar 1,8 mm.
- Biji berwarna hitam, permukaan mengkilap.
Budidaya
- Perbanyakan melalui biji yang disebarkan oleh air sehingga tanaman ini tumbuh liar.
- Berbunga di bulan Juli-Oktober.
Kandungan Kimia
Polifenol, karoten, asam askorbat, alkaloid, tanin, flavonoid (apigenin, mollupentin), mollugogenol A, mollugogenol B, triterpenoid, asam oleanolic, steroid β-sitosterol.
Khasiat
Mengobati infeksi mulut, nyeri pada kaki, sakit perut, sakit kaki, infeksi pada mata, peluruh air seni, antikanker, antiracun, memperbaiki fungsi hati, anti jamur, obat alergi pada kulit, diabetes, pereda nyeri, meringankan sakit telinga, mengobati luka.
Simplisia
- Cuci bersih seluruh bagian tanaman, pisahkan akarnya.
- Potong sepanjang 10 cm, keringkan dalam lemari pengering.
- Haluskan akar yang telah kering dengan blender hingga membentuk bubuk.
- Simpan dalam wadah kedap udara.
Nama Lokal
Rumput titiran, Galingsa, Rumput merah mata.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Meringankan sakit telinga
- Siapkan segenggam daun muda titiran. Olesi dengan minyak.
- Hangatkan daun tersebut, tempelkan pada telinga yang sakit.
2. Mengobati luka
- Kumpulkan daun titiran segar dan sehat.
- Haluskan hingga menjadi pasta.
- Tempelkan pada luka dan balut dengan kain bersih.