Tom-Toman
Ringkasan
Tom-toman (Indigofera hirsuta) adalah herba semusim setinggi hingga 1,5 meter dari famili Fabaceae yang berasal dari Afrika dan Madagaskar hingga Australia. Sama seperti tarum, tanaman ini menghasilkan pewarna indigo alami, selain berperan sebagai penutup lahan pencegah erosi dan pupuk hijau. Tom-toman secara tradisional dipakai mengobati diare, sakit punggung, dan gangguan hati.
Agroekologi
Tom-toman merupakan tanaman yang tumbuh di daerah tropik yang lembap, dan ditemukan pada ketinggian mencapai 1.350 m dpl. Tanaman ini tidak toleran embun beku dan genangan air. Tumbuh paling baik di daerah dimana suhu siang hari tahunan berada dalam kisaran 22 - 30 °C, dibawah sinar matahari penuh, tetapi dapat mentolerir suhu 13 - 34 °C, menyukai curah hujan tahunan rata-rata dalam kisaran 900 - 1.700 mm. Tumbuh paling baik di tanah yang berdrainase baik, cukup subur, bertekstur ringan hingga sedang. Lebih suka pH tanah dalam kisaran 5,5 - 6,5.
Morfologi
- Batang silinder ditutupi oleh rambut oranye-coklat hingga coklat kemerahan.
- Daun majemuk biasanya terdiri dari 5-7 lembar, berbentuk elips hingga lonjong, tetapi kadang-kadang mencapai 9 lembar (panjang 4 cm, lebar 2,5 cm), tepi daun rata, tulang daun menyirip, pilose di kedua permukaan ditutupi rambut panjang dan lembut.
- Bunga berwarna merah sampai merah muda, tersusun dalam tandan (racemes) yang padat panjang 20-30 cm, berjumlah banyak, berbulu, bentuk bunga seperti bunga polong.
- Buah lurus, polong sempit yang berbentuk silinder hingga 4 sisi (panjang 1,5-2 cm, lebar 2-2,5 mm). Polongnya berbulu, ditutupi oleh rambut cokelat yang kaku. Polong menggantung dalam rantai padat yang menyerupai sikat botol.
- Biji bulat atau jorong.
Budidaya
Perbanyakan tom-toman dilakukan secara generatif dengan biji. Biji memiliki kulit yang keras sehingga diperlukan skarifikasi sebelum disemai untuk mempercepat perkecambahan. Perkecambahan benih yang dirawat membutuhkan waktu 7 - 9 hari.
Kandungan Kimia
Fenol, flavonoid, alkaloid, saponin, kaempferol-3-O-β-D-glucopyranoside dan kaempferol-7-O-β-D-glucopyranoside, glikosida, steroid.
Khasiat
Mengobati diare dan sebagai obat perut, digunakan untuk gangguan otak, sakit punggung, lotion untuk frambusia, mengobat masalah hati, masalah paru-paru, kelumpuhan, epilepsi, kejang, ginjal, wasir, penyakit kelamin, dan keracunan makanan.
Nama Lokal
Jukut lulut, Tarum (Jawa Barat), Tebawang amjak (Sulawesi), Tom (Jawa), Taum (Bali), Talung (Nusa Tenggara Timur).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Diare
- Ambil daun tom-toman secukupnya, cuci hingga bersih.
- Rebus daun hingga mendidih.
- Saring hasil rebusan.
- Minum.
2. Gangguan otak
- Cuci daun tom-toman secukupnya hingga bersih.
- Rebus daun hingga mendidih.
- Saring hasil rebusan.
- Minum.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens. 2017. Plants of the World Online: Indigofera hirsuta L. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:499456-1. 10-09-2021.
- Useful Tropical Plants Database. 2021. Indigofera hirsuta. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Indigofera+hirsuta. 10-09-2021.
- CAB International. 2021. Indigofera hirsuta (hairy indigo). https://www.cabi.org/AppError/NotFound?aspxerrorpath=/datasheet/28601. 10-09-2021.
- Flora Fauna Web. 2021. Indigofera hirsuta L.https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/5/9/5968. 10-09-2021.
- Stuartxchange. 2018. Philippine Medicinal Plants: Taiuman. http://www.stuartxchange.org/Taiuman. 10-09-2021.