Totongoan
Ringkasan
Debregeasia longifolia atau totongoan tersebar luas dari Tiongkok dan anak benua India hingga Asia Tenggara dan Filipina, dan berstatus 'Least Concern' dalam Daftar Merah IUCN 2019. Kulit kayunya diambil sebagai sumber serat berkualitas untuk tali dan tali pancing, daunnya dijadikan sayuran oleh masyarakat Batak Karo dan Suku Garo di India, sementara di Tiongkok tumbuhan ini secara tradisional dipakai mengobati kudis, gatal-gatal, dan rematik.
Agroekologi
Totongoan biasanya ditemukan tumbuh di lokasi yang teduh, lembap, terutama di hutan, tepi sungai, perkebunan teh, dan di sisi pegunungan yang berair, pada ketinggian 200-2.500 m dpl. Di Himalaya, spesies ini terutama ditemukan di lahan budidaya tua, pada ketinggian hingga 2.100 m dpl. Totongoan atau Debregeasia longifolia merupakan tumbuhan di daerah tropis dan subtropis yang dapat mentolerir suhu terendah sesekali hingga sekitar -5 °C. Pertumbuhan spesies ini lebih menyukai tanah lempung subur yang berdrainase baik pada tempat teduh dan memiliki kemampuan tumbuh di air asam.
Morfologi
- Batang ramping, kadang-kadang zigzag dari simpul ke simpul. Kulit batang berwarna abu-abu, halus. Cabang-cabangnya bulat, ramping, cokelat kemerahan atau keunguan, berbulu abu-abu.
- Daun berselang-seling (alternate), spiral, bilah daun tipis, berbentuk lonjong sempit atau lanset hingga bulat telur atau elips lebar, sering sedikit asimetris, pangkal daun meruncing hingga bulat sempit, tepi daun bergerigi (serrate), ujung daun runcing (acute) atau meruncing (acuminate), dengan 3 vena dan (4-)5-6(-9) pasang vena lateral. Permukaan daun bagian atas kasar, berbulu, dan berwarna hijau, sedangkan permukaan bagian bawah berwarna abu-abu kehijauan, berbulu tipis atau tomentose abu-abu-putih. Stipula berbentuk lanset, bifid, panjang 1 cm, menyatu, rontok dan meninggalkan bekas luka. Tangkai daun berbulu abu-abu.
- Bunga seperti kenop. Bongkol bunga membulat, kecil, dalam fase berbunga berwarna merah cerah. Tangkai bunga berbulu seperti beludru. Perbungaan muncul di ketiak, bercabang, dengan bunga bergerombol padat, biasanya berkelamin tunggal (unisexual), jarang tersusun dengan tandan jantan di ketiak bawah dan tandan betina menuju puncak dan yang menengah di antaranya. Tandan bunga jantan berdiameter 3-5 mm, tandan bunga betina berdiameter 1,5-2,5 mm. Bunga jantan dengan 4-5 bagian perianth, tepal lonjong sedangkan bunga betina dengan perianth bercabang 4 atau berlobus, stigma linier.
- Buah berbentuk bulat telur miring atau bulat telur, achene sedikit tertekan ke samping, kaya akan serat. Buah matang berwarna merah, rasanya asam.
- Biji polong berwarna oranye-kuning saat matang.
Budidaya
- Perbanyakan tanaman melalui biji (generatif) dan stek batang.
- Perbanyakan melalui biji dilakukan dengan melakukan penyemaian terlebih dahulu. Perkecambahan biasanya terjadi dalam waktu 1-2 bulan pada suhu 20 °C.
Kandungan Kimia
Flavonoid (epicatechin, quercetin 3-O-#beta#-D-galactopyranoside, kaempferol 3-O-#beta#-D-galactopyranoside, quercetin 7-O-#beta#-D-glucopyranoside, apigenin 7-O-#beta#-D-glucopyranoside), senyawa fenolik.
Khasiat
Mengobati kudis, gata-gatal pada kulit, rematik, radang sendi, gangguan pencernaan, antidiabetes, mengatasi sengatan matahari pada kulit, bersifat sudorifik (memperbanyak keringat). Memiliki aktivitas sebagai antioksidan.
Nama Lokal
Mencokan, Tongo (Jawa), Ki tongo (Sunda), lang-alang (Madura), Cepira (Karo).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Mengobati radang sendi
- Ambil daun totongoan segar secukupnya cuci hingga bersih.
- Haluskan hingga menjadi pasta.
- Oles pasta daun pada radang sendi.
2. Kudis kulit
- Siapkan daun totongoan segar secukupnya cuci hingga bersih.
- Haluskan hingga menjadi pasta.
- Oles pasta daun pada kudis.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Debregeasia longifolia (Burm.f.) Wedd.. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:851412-1. 30-05-2022.
- Plant Resources of South-East Asia. 2016. Debregeasia longifolia (PROSEA). https://uses.plantnet-project.org/en/Debregeasia_longifolia_(PROSEA). 30-05-2022.
- Tropical Plants Database, Ken Fern. 2021. Debregeasia longifolia. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Debregeasia+longifolia. 30-05-2022.
- Qin Bo, Wang Hanqing, Zhu Dayuan. 2003. Investigation on the chemical constituents of Debregeasia longifolia. Natural Product Research and Development, 15(1):21-23. https://europepmc.org/article/cba/361087. 30-05-2022.
- Purba E. P., Silalahi M. 2021. Edible plants of the Batak Karo of Merdeka District, North Sumatra, Indonesia. Ethnobotany Research & Applications 22:01.
- Flowers of India. Orange Wild Rhea. https://www.flowersofindia.net/catalog/slides/Orange%20Wild%20Rhea.html. 30-05-2022.