Wedelia
Ringkasan
Wedelia (Sphagneticola trilobata) adalah herba merayap setinggi hingga 45 cm dari famili Asteraceae yang berasal dari Amerika Tengah dan Karibia, kini menyebar di hampir seluruh daerah tropis. Selain dikenal bersifat diuretik, tanaman ini kadang dipakai dalam jumlah kecil sebagai bumbu penyedap ikan dan daging kura-kura. Secara tradisional, wedelia juga dipercaya meredakan hepatitis, malaria, dan kram otot.
Agroekologi
Umumnya ditemukan di tanah basah, kadang-kadang di rawa-rawa dan sepanjang pantai, sampai ketinggian mencapai 700 m dpl. Tumbuh baik di daerah suhu sekitar 10-30°C, curah hujan 1.000-2.500 mm/th. Toleran terhadap konsentrasi garam tinggi, tanah lembab dan subur pada pH 5,5-7,5, tanah lempung, berdrainase baik, genangan dan kekeringan. Memerlukan cahaya matahari penuh atau pada naungan dengan intensitas sedang.
Morfologi
- Batang hijau, bulat, pada bagian buku tanaman dapat tumbuh akar.
- Daun hijau, bulat telur sungsang, panjang 4-9 cm dan lebar 2-5 cm, tepi daun bergerigi, kedudukan daun berhadapan.
- Bunga soliter, berwarna kuning cerah, muncul pada axil daun, panjang tangkai 3-10 cm.
Budidaya
Perbanyakan dapat dilakukan dengan pemisahan anakan dan stek pucuk.
Kandungan Kimia
Alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid, steroid, glikosida, tanin, fenol, asam amino, germacrene D, alpha phellandrene, alphapinene, E-caryophyllene, bicyclogermacrene, limonene, alpha humulene.
Khasiat
Melancarkan buang air kecil, mengobati hepatitis dan malaria, mengurangi gejala flu yang disertai pilek, menghilangkan kram otot, rematik, memar, sakit punggung dan kepala.
Simplisia
Belum Tersedia
Nama Lokal
Saruni laut, Widelia (Jawa, Sunda), Cinga-cinga(Ternate), Widelia (Jawa).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Sakit kepala
- Daun segar secukupnya dicuci hingga bersih.
- Tumbuk hingga lumat.
- Usapkan pada kening.
2. Batuk parah dan malaria
- Bersihkan daun segar secukupnya
- Haluskan daun.
- Seduh dengan air hangat.Saring. Minum ramuan.
3. Menghentikan luka berdarah
- Tampung getah pada daun secukupnya.
- Oleskan getah pada luka.