Wortel

Daucus carota L.

Apiaceae

Lokasi di kebun Sayuran

Ringkasan

Wortel (Daucus carota) adalah herba semusim atau dua tahunan setinggi 20-50 cm dari famili Apiaceae dengan sumber genetik dari Asia Timur dan Tengah, mulai dibudidayakan di sekitar Laut Tengah sebelum menyebar ke seluruh dunia. Akarnya yang kaya karoten diubah hati menjadi vitamin A penjaga kesehatan mata. Dalam pengobatan tradisional Eropa, wortel dipakai mengatasi penyakit kuning dan gangguan hati.

Agroekologi

Wortel dapat ditemukan tumbuh di padang rumput, sepanjang tebing pantai, bukit pasir, semak belukar, padang rumput yang rimbun, pinggir jalan, ladang yang terbengkalai, padang rumput yang rusak, dan lahan kosong. Tanaman ini banyak ditanam di daerah beriklim sedang pada musim dingin, sedangkan untuk sentra wortel di Indonesia umumnya wortel banyak dibudidayakan di dataran tinggi, pada ketinggian antara 1.200-1.500 m dpl. Bila ditanam di dataran rendah akan tumbuh tinggi saja dan tidak terbentuk umbi. Suhu optimum untuk pertumbuhan tanaman wortel adalah 15-21 °C. Suhu demikian cocok untuk pertumbuhan akar dan bagian atas tanaman sehingga  warna dan bentuk akar dapat optimal. Tanah yang cocok untuk pertumbuhan wortel adalah tanah yang drainasinya baik, kaya bahan organik dan subur. Tanah lempung berpasir cocok untuk budidaya wortel karena mudah untuk penetrasi akar sehingga pertumbuhannya dapat mencapai ukuran panjang dan besar yang optimal. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan pH 5-8.

Morfologi

  • Akar tunggang berdaging, tebal, lurus, berbentuk kerucut hingga silindris, kulit dan daging berwarna kuning atau jingga (paling umum), bagian atas akar sering berwarna hijau.
  • Batang sangat pendek seolah-olah tidak tampak, beralur.
  • Daun majemuk menyirip ganda dua atau tiga, anak-anak daunnya berbentuk lanset atau garis dengan bagian pinggirnya bercangkap melekat pada tangkai daun. Tumbuh dalam bentuk roset dengan tangkai daun panjang, gundul, berwarna hijau, dengan tangkai daun panjang sering berselubung di pangkalnya.
  • Bunga majemuk, perbungaan berupa umbel majemuk atau payung berganda. Setiap umbel terdiri dari 50 atau lebih umbellet, yang masing-masing memiliki hingga 50 bunga. Berukuran kecil (diameter 2 mm), berwarna putih, berlobus 5 dengan 2 karpel dan 2 tangkai putik.
  • Buah kecil, ellipsoid atau lonjong-bulat telur, schizocarp kering ( saat jatuh membelah menjadi 2 bagian), punggungan primer bersilia, punggungan sekunder dengan duri bengkok.
  • Biji berukuran kecil dan berbulu.

Budidaya

  • Perbanyakan dilakukan secara generatif menggunakan biji.
  • Sebaiknya biji langsung ditanam dengan cara disebar di lahan pertanaman, hal ini dianjurkan karena bila menggunakan persemaian, biasanya saat pemindahan semaian ke lahan tanam banyak terjadi kerusakan perakaran sehingga pertumbuhan tanaman tidak baik. Ukuran biji wortel sangat kecil, sehingga untuk mempermudah penanaman biji dicampur dengan lempung sehingga terbentuk butiran yang lebih besar dan mudah ditabur.
  • Biji wortel ditanam dengan kedalaman tanam kurang lebih 3-5 cm, atau bahkan ditanam di permukaan tanah tanpa ditutup kembali.
  • Wortel dapat dipanen setelah berumur 100 hari (tergantung varietas). Panen yang terlambat dilakukan akan menyebabkan umbi berkayu.

Kandungan Kimia

Minyak atsiri (pyrrolidine, daucine, mannite, α-pinene, sabinene, germacrene D, geranyl acetate, sedrone S, azarone E), alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, polifenol, glukosida, seskuiterpen teroksigenasi (carotol, daucene, trans-α-bergamotene, trans-ß-farnesene, ß-bisabolene, ß-himachalene).

Khasiat

Meningkatkan penglihatan dan kesehatan kulit (eksim, luka bakar, luka, borok, bisul), mengatasi penyakit kuning dan gangguan hati, kanker, masalah ginjal, melancarkan aliran urine dan pembuangan limbah oleh ginjal, batuk dan sakit dada, stomatitis (luka dalam mulut), mengobati jerawat dan noda-noda hitam, obat cacing, kolik, sakit gembur-gembur, dianggap sebagai tonik yang menenangkan, perangsang rahim saat bersalin, nyeri rahim, diare kronis, bersifat afrodisiak, diuretik, karminatif, dan abortifasien. Memiliki aktivitas sebagai antioksidan.

Simplisia

  • Siapkan biji wortel segar secukupnya, cuci bersih dengan air mengalir.
  • Keringkan di bawah sinar matahari atau dengan oven suhu 40 °C hingga kadar air 10%.
  • Haluskan menggunakan blender hingga menjadi bubuk.
  • Simpan dalam wadah bersih dan kedap udara.

Nama Lokal

Bortol (Sunda), Wertel, wortel, dan bortel (Jawa), Ortel (Madura).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Luka bakar dari Wortel

1. Luka bakar

  • Ambil wortel segar secukupnya.
  • Cuci dengan air mengalir hingga bersih lalu parut.
  • Oleskan parutan wortel pada kulit yang terbakar.
Ramuan tradisional Obat cacing dari Wortel

2. Obat cacing

  • Siapkan wortel segar secukupnya.
  • Cuci hingga bersih.
  • Makan langsung wortel untuk mengobati cacingan.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanical Gardens. 2021. Plats of teh World Online: Daucus carota L. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:841063-1. 21-01-2022.
  2. Useful Temperate Plants Database. 2021. Daucus carota sativus. https://temperate.theferns.info/plant/Daucus+carota+sativus. 21-01-2022.
  3. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura. 2013. Budidaya Tanaman Wortel. https://hortikultura.litbang.pertanian.go.id/web/berita-363-budidaya-tanaman-wortel.html. 21-01-2022.
  4. CAB International. 2022. Invasive Species Compendium: Daucus carota (carrot). https://www.cabi.org/isc/datasheet/18018#toPictures. 21-01-2022.
  5. Stuartxchange. 2020. Philippine Medicinal Plants: Karot. http://www.stuartxchange.org/Karot. 21-01-2022.
  6. Flora Fauna Web. 2021. Daucus carota subsp. sativus. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/5/9/5923. 21-01-2022.