Yakon

Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H.Rob.

Asteraceae

Lokasi di kebun Area Teduh

Ringkasan

Smallanthus sonchifolius atau yakon adalah herba asal pegunungan Andes yang telah dibudidayakan sejak masa pra-Inca karena umbinya yang manis dan dapat dimakan mentah maupun diolah menjadi selai dan jus. Daun dan batangnya pun lazim disantap sebagai sayuran, sementara penduduk asli Peru secara turun-temurun memanfaatkan tumbuhan ini untuk membantu penderita diabetes serta mengatasi gangguan ginjal dan otot.

Agroekologi

Yakon merupakan spesies tanaman dataran tinggi di daerah tropis, dimana dapat ditemukan pada ketinggian sampai dengan 3.600 m dpl. Tumbuh paling baik di daerah di mana suhu siang hari tahunan berada dalam kisaran 12 - 22 °C, tetapi dapat mentolerir 5 - 30 °C, serta menyukai curah hujan tahunan rata-rata dalam kisaran 800 - 1.200 mm, tetapi mentolerir 600 - 1.400 mm. Di Amerika Selatan, tanaman berhasil di daerah dengan curah hujan tahunan bervariasi dari 900 - 3.500 mm. Spesies ini sangat kuat dan mampu tumbuh dalam kondisi panas atau dingin, namun pertumbuhannya intoleran terhadap embun beku. Umbi yang tidak aktif (dorman) dapat mentolerir suhu setidaknya sedikit di bawah titik beku. Pertumbuhan spesies ini menyukai posisi di bawah sinar matahari penuh dan di tempat teduh. Untuk hasil terbaik, yakon membutuhkan posisi hangat di tanah yang kaya akan bahan organik, serta pH ideal dalam kisaran 5,5 - 6,5, menoleransi 5 - 7.

Morfologi

  • Akar berbonggol besar yang mirip dengan ubi jalar, memiliki rasa yang jauh lebih manis dan daging berwarna putih kekuningan dan konsistensinya renyah, berair. Memiliki dua macam akar berbonggol yaitu, umbi yang lebih kecil terbentuk berkelompok di sekitar batang, membentuk tunas untuk menghasilkan batang baru, dan umbi besar yang biasanya pada akar tipis sepanjang 2 - 5 cm, digunakan sebagai organ penyimpanan dan tidak memiliki kapasitas untuk membentuk tunas baru. Ini adalah umbi-umbian yang biasanya dimakan. Akar umbi rapuh, berwarna cokelat hingga ungu. Rasanya seperti kombinasi apel, semangka, dan seledri.
  • Daun berbentuk sagittate besar, berlawanan (opposite), tepi bergerigi lebar dan memanjang ke batang.
  • Bunga seperti bunga aster, kuning hingga jingga.

Budidaya

  • Perbanyakan tanaman melalui biji, pembagian atau pembelahan tanaman saat dorman, dan stek pucuk basal.
  • Pembagian atau pembelahan saat dorman, dengan memotong batang utama sepanjang 10 cm dan simpan dengan kelompok umbi kecil di tempat sejuk, bebas embun beku dan tidak disarankan dibiarkan hingga mengering.

Kandungan Kimia

Fructooligosaccharides (FOS), asam protocatechuic, chlorogenic, caffeic, ferulic, inulin, monoterpen, seskuiterpen, oligofruktan, polifenol, y-cadinene, 3-caffeoylquinic-acid, chlorogenic-acid, 2,4-dicaffeoylaltraric-acid, 2,5-dicaffeoylaltraric-acid, 3,5-dicaffeoylaltraric-acid, 3,5-dicaffeoylquinic-acid, enhydrin, fluctuanin, gentisic-acid, melampolides, beta-pinene, rosmarinic-acid, sonchifolin, tryptophan, 2,3,5-tricaffeoylaltraric-acid, 2,4,5-tricaffeoylaltraric-acid, uvedalin, asam galat, beta-sitosterol, asam behenat, kaempferol, kuersetin, asam vanilat, asam heksadekanoat, asam amino (arginin dan glutamin), fenolat, alkaloid, seskuiterpen lakton, terpenoid dan triterpenoid, dua diterpen baru (ent-kaurane=3ß-16ß-17, 19-terol (1) dan ent-kaurane-16ß,17,18,19-terol).

Khasiat

Mengobati diabetes, peluruh urin, mengatasi masalah ginjal dan kantung kemih, sistitis, hepatosis, mialgia (nyeri otot) dan rematik.

Simplisia

  • Siapkan daun yakon secukupnya, cuci bersih dengan air mengalir.
  • Keringkan di bawah sinar matahari atau dengan oven suhu 40 °C hingga kadar air 10%.
  • Haluskan menggunakan blender hingga menjadi bubuk.
  • Simpan pada wadah bersih dan kedap udara.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Diabetes dari Yakon

1. Diabetes

  • Siapkan daun yakon segar secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rebus daun hingga mendidih.
  • Biarkan hangat/dingin.
  • Saring lalu minum.
Ramuan tradisional Rematik dari Yakon

2. Rematik

  • Ambil daun yakon segar secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Tapal pasta daun pada daerah yang sakit.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H.Rob. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:237510-2. 21-05-2022.
  2. Stuartxchange. 2020. Philippine Medicinal Plants: Yacon. http://www.stuartxchange.org/Yacon. 21-05-2022.
  3. Tropical Plants Database, Ken Fern. 2021. Smallanthus sonchifolius. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Smallanthus+sonchifolius&redir=Polymnia+edulis. 21-05-2022.
  4. J. Lachman, E.C. Fernández, M. Orsák. 2003. Yacon [Smallanthus sonchifolia (Poepp. et Endl.) H. Robinson]
    chemical composition and use – a review. Plant, Soil and Environment, 49(6): 283–290.